KUNINGAN, JABAR – Jajaran pengurus Srikandi Pemuda Pancasila (PP) PAC Jalaksana, Kabupaten Kuningan, melakukan kunjungan solidaritas ke kediaman keluarga korban penganiayaan, MN (15), di Babakanmulya. Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian sekaligus memberikan dukungan moril dan materiil kepada keluarga korban.
Ketua Srikandi PP PAC Jalaksana, Anggi Riana Dewi, yang memimpin langsung kunjungan tersebut, menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa yang menimpa MN. Ia mengecam keras tindakan kekerasan yang diduga dilakukan terhadap korban yang masih berstatus sebagai pelajar SMP.
“Kami dari Srikandi Pemuda Pancasila PAC Jalaksana hadir untuk memberikan dukungan sepenuhnya kepada keluarga ananda MN. Kami sangat prihatin dan mengutuk keras tindakan kekerasan seperti ini. Tidak ada ruang bagi kekerasan, apalagi terhadap anak dan pelajar,” ujar Anggi Riana Dewi dengan tegas.
Anggi juga mendesak aparat penegak hukum (APH) agar segera menangani perkara tersebut secara cepat, profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
“Kami meminta pihak kepolisian, baik Polsek Jalaksana maupun Polres Kuningan, untuk mengusut kasus ini sampai tuntas. Jika memang terbukti bersalah, pelaku harus diproses sesuai hukum agar korban mendapatkan keadilan dan kejadian serupa tidak kembali terjadi,” tegasnya.
Peristiwa penganiayaan tersebut bermula ketika korban, MN (15), dihubungi melalui pesan langsung atau DM oleh seseorang berinisial KN (18), yang disebut merupakan siswa SMK. Korban kemudian diajak bertemu untuk membicarakan suatu persoalan dan dijemput oleh pelaku bersama rekannya.
Namun, setibanya di lokasi yang dijanjikan, di sekitar kawasan Balong Dalem, korban diduga justru mengalami tindak kekerasan fisik secara brutal. Korban disebut dipukul berulang kali pada bagian kepala dan dada, bahkan mengalami tindakan kekerasan lainnya.
Akibat kejadian tersebut, MN mengalami luka serius, termasuk pembuluh darah pecah di bagian kepala, sehingga harus menjalani operasi dan mendapatkan perawatan di rumah sakit.
Pihak keluarga korban melalui ayah MN, Uus, menyambut baik kepedulian serta bantuan yang diberikan oleh Srikandi PP PAC Jalaksana.
Saat ini, keluarga masih fokus pada proses pemulihan kesehatan MN dan berharap proses hukum dapat berjalan secara transparan, profesional, serta memberikan keadilan bagi korban dan keluarganya.
Anggi Riana Dewi menegaskan, Srikandi Pemuda Pancasila PAC Jalaksana akan terus menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat, khususnya dalam memberikan dukungan kepada korban dan keluarga yang membutuhkan. (Abas)


.png)