Telusuri
24 C
id
  • Sign in / Join
  • Blog
  • Forums
Pemuda Kuningan
Buy template blogger
  • News
  • Eksekutif
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Budaya
    • Wisata
  • Politik
    • Video
  • Olahraga
  • Video
  • Featured
    • Home - Homepage
    • Home - Post Single
    • Home - Post Label
    • Home - Post Search
    • Home - Post Archive
    • Home - Eror 404
    • RTL LanguageNew
    • ChangelogNew
Pemuda Kuningan
Telusuri
Beranda Eksekutif Headline kesehatan News Rakor TPPS 2025, Pemkab Kuningan Tegaskan Komitmen Tekan Angka Stunting
Eksekutif Headline kesehatan News

Rakor TPPS 2025, Pemkab Kuningan Tegaskan Komitmen Tekan Angka Stunting

Abas
Abas
07 Okt, 2025 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


KUNINGAN, (pemudakuningan.id) – Pemerintah Kabupaten Kuningan melalui Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) di Ruang Rapat Lantai 2 Sekretariat Daerah, Selasa (7/10/2025).


Rakor dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Kuningan sekaligus Ketua TPPS, Tuti Andriani, S.H., M.Kn., didampingi Pj Sekretaris Daerah, Dr. Wahyu Hidayah, M.Si., serta dihadiri jajaran lintas perangkat daerah.


Dalam arahannya, Wabup Tuti Andriani menegaskan bahwa percepatan penurunan stunting harus menjadi gerakan bersama, dijalankan dengan kesungguhan dan kepedulian tinggi.


“Penanganan stunting bukan hanya soal angka, tetapi tentang masa depan anak-anak kita. Keterbatasan anggaran jangan menjadi hambatan, justru harus memacu semangat kita untuk berinovasi dan bekerja sama,” ujarnya.


Tuti menyampaikan bahwa meski angka stunting di Kabupaten Kuningan sempat meningkat pada periode 2021–2023, namun pada 2024 berhasil turun sebesar 0,7 persen. Wilayah dengan angka stunting tertinggi tercatat di Cigandamekar, Garawangi, dan Cigugur.


Target prevalensi stunting tahun 2025 ditetapkan sebesar 20,7 persen, yang diharapkan tercapai melalui kerja nyata dan komitmen lintas sektor. Ia juga mendorong agar desa yang berhasil mencapai target mendapat apresiasi khusus.


Sementara itu, Kepala Bappeda Kuningan, Purwadi Hasan Darsono, menekankan pentingnya meningkatkan kesadaran kolektif dalam menanggulangi stunting.


“Setiap kasus bayi stunting harus ditangani cepat dan tepat. Dengan semangat kebersamaan di bawah arahan Ibu Wakil Bupati, kita optimis langkah-langkah penanganan bisa lebih efektif dan berkelanjutan,” tuturnya.


Dalam kesempatan yang sama, Pj Sekda Kuningan, Dr. Wahyu Hidayah, menggarisbawahi pentingnya aksi nyata di lapangan. Ia mencontohkan praktik baik di beberapa daerah lain, di mana ASN menjadi ‘orang tua asuh’ bagi anak-anak stunting melalui pemberian pangan bergizi secara rutin.


“Percepatan penurunan stunting dapat dilakukan lewat dua pendekatan: pencegahan stunting baru bagi remaja dan ibu hamil, serta penanganan kasus yang sudah ada dengan dukungan data akurat melalui aplikasi SIMPATI,” jelas Wahyu.


Selain itu, Wahyu menegaskan agar program Makanan Bergizi Gratis (MBG) dijalankan sesuai aturan.


“Program MBG harus tepat sasaran karena ditujukan untuk memberikan pangan siap konsumsi, bukan sembako. Jika ada pelaksanaan yang menyimpang, segera laporkan ke Dinas Kesehatan,” tegasnya.


Tak hanya itu, Pemkab Kuningan juga tengah mengembangkan program B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman) di 25 desa. Program ini menjadi bagian dari strategi ketahanan pangan keluarga melalui penyediaan rumah bibit, kolam ikan, dan kandang ayam yang terintegrasi di tingkat desa.


Rumah bibit difungsikan untuk pembibitan sayur lokal yang dikelola kelompok wanita tani, kolam ikan memakai sistem sirkulasi air sederhana untuk budidaya nila dan lele, sedangkan kandang ayam dimanfaatkan untuk peternakan ayam kampung petelur guna memenuhi kebutuhan protein hewani keluarga sasaran stunting.


“Dengan integrasi rumah bibit, kolam ikan, dan kandang ayam, kita ingin memastikan ketersediaan pangan bergizi yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Wahyu.



.AbasYusuf

Via Eksekutif
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Featured Post

Difitnah Maling, Kades Desa Penyangga Bergerak Suarakan Aspirasikan Warga HHBK Getah Pinus

Abas- Februari 20, 2026 0
Difitnah Maling, Kades Desa Penyangga Bergerak Suarakan Aspirasikan Warga HHBK Getah Pinus
KUNINGAN, ( PK ) - Polemik pemanfaatan hasil hutan bukan kayu (HHBK) di zona tradisional kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai kembali memanas di media sosial…

Most Popular

Difitnah Maling, Kades Desa Penyangga Bergerak Suarakan Aspirasikan Warga HHBK Getah Pinus

Difitnah Maling, Kades Desa Penyangga Bergerak Suarakan Aspirasikan Warga HHBK Getah Pinus

Februari 20, 2026
Musda XVII Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia Kabupaten Kuningan Tetapkan 35 OKP Lolos, 20 Dicabut Sementara

Musda XVII Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia Kabupaten Kuningan Tetapkan 35 OKP Lolos, 20 Dicabut Sementara

Februari 15, 2026
Sekretaris DPRD dan Kepala BPKAD Disorot Soal Tunjangan 2026, Bupati Kuningan Diminta Segera Terbitkan Perbup

Sekretaris DPRD dan Kepala BPKAD Disorot Soal Tunjangan 2026, Bupati Kuningan Diminta Segera Terbitkan Perbup

Februari 19, 2026

Editor Post

Gelombang Protes Guncang Desa Kalapagunung, Warga Desak Ngabihi Mundur Gara-Gara Kasus Asusila

Gelombang Protes Guncang Desa Kalapagunung, Warga Desak Ngabihi Mundur Gara-Gara Kasus Asusila

September 30, 2025
Karnaval Budaya Hari Jadi Kuningan ke-527 Digelar 5 Oktober

Karnaval Budaya Hari Jadi Kuningan ke-527 Digelar 5 Oktober

September 25, 2025
Kuningan Fair Tinggalkan Sampah, H+4 Masih Menumpuk — Ade Kurniawan (Huma) Desak Pemerintah Jangan Cuci Tangan!

Kuningan Fair Tinggalkan Sampah, H+4 Masih Menumpuk — Ade Kurniawan (Huma) Desak Pemerintah Jangan Cuci Tangan!

September 13, 2025

Popular Post

Difitnah Maling, Kades Desa Penyangga Bergerak Suarakan Aspirasikan Warga HHBK Getah Pinus

Difitnah Maling, Kades Desa Penyangga Bergerak Suarakan Aspirasikan Warga HHBK Getah Pinus

Februari 20, 2026
Musda XVII Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia Kabupaten Kuningan Tetapkan 35 OKP Lolos, 20 Dicabut Sementara

Musda XVII Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia Kabupaten Kuningan Tetapkan 35 OKP Lolos, 20 Dicabut Sementara

Februari 15, 2026
Sekretaris DPRD dan Kepala BPKAD Disorot Soal Tunjangan 2026, Bupati Kuningan Diminta Segera Terbitkan Perbup

Sekretaris DPRD dan Kepala BPKAD Disorot Soal Tunjangan 2026, Bupati Kuningan Diminta Segera Terbitkan Perbup

Februari 19, 2026

Populart Categoris

Pemuda Kuningan

About Us

Pemuda Kuningan berkembang, berkontribusi, dan menjadi agen perubahan..

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

© pemuda kuningan (PK)
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us