Telusuri
24 C
id
  • Sign in / Join
  • Blog
  • Forums
Pemuda Kuningan
Buy template blogger
  • News
  • Eksekutif
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Budaya
    • Wisata
  • Politik
    • Video
  • Olahraga
  • Video
  • Featured
    • Home - Homepage
    • Home - Post Single
    • Home - Post Label
    • Home - Post Search
    • Home - Post Archive
    • Home - Eror 404
    • RTL LanguageNew
    • ChangelogNew
Pemuda Kuningan
Telusuri
Beranda Ekonomi Headline News KSPSI Kuningan Menolak Perbudakan Modern Berkedok Outsourcing
Ekonomi Headline News

KSPSI Kuningan Menolak Perbudakan Modern Berkedok Outsourcing

Abas
Abas
23 Feb, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


KUNINGAN, ( PK ) - UMK bukan sekadar angka di atas kertas  itu adalah batas jaring pengaman sosial yang ditetapkan pemerintah agar buruh bisa hidup layak. Memberikan gaji di bawah UMK adalah pelanggaran nyata terhadap Undang-Undang Cipta Kerja maupun regulasi turunannya. Jika pekerja outsourcing di Kuningan masih menerima upah di bawah standar yang berlaku (misalnya hanya di kisaran Rp 1,5 juta - Rp 1,8 juta ) sementara UMK Kuningan Tahun 2026 sudah berada di angka Rp. 2.356.993, maka ini adalah bentuk eksploitasi.


Ketua KSPSI DPC kabupaten kuningan angkat suara, Dengan masih Banyaknya perusahaan penyedia jasa pekerja (vendor) di Kuningan yang hanya mengambil untung tanpa memikirkan kesejahteraan. Mereka memotong upah dengan alasan "biaya administrasi" atau "manajemen," sehingga angka yang sampai ke tangan pekerja menjadi tidak manusiawi Bahkan para pekerja Outsourcing masih banyak yang tidak didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan.


 Outsourcing seharusnya adalah solusi efisiensi, bukan mesin penghisap keringat buruh lokal untuk memperkaya oknum agensi.


Bagaimana roda ekonomi Kuningan mau berputar jika daya beli buruhnya ditekan? Buruh yang digaji di bawah standar tidak akan mampu berbelanja di pasar lokal atau UMKM kita. Ini menciptakan lingkaran kemiskinan sistematis di wilayah kita sendiri. Tegas ketua KSPSI


Lebih lanjut Ketua KSPSI Kuningan menegaskan bahwa  perlu adanya langkah konkret ;


 * Audit Kepatuhan: Disnakertrans Kabupaten Kuningan harus melakukan pengawasan ketat dan audit terhadap vendor-vendor outsourcing yang beroperasi di wilayah Kuningan.


 * Sanksi Tegas: Perusahaan pengguna (user) juga harus bertanggung jawab. Jika vendor mereka tidak mampu membayar sesuai UMK, maka izin operasional vendor tersebut harus dicabut.


 * Penguatan Serikat: Kami mengajak seluruh rekan-rekan pekerja outsourcing, Pekerja Pabrik, Pelayan Toko, Relawan SPPG, untuk berorganisasi. Tanpa serikat, posisi tawar Anda sangat lemah dan akan terus menjadi objek eksploitasi.


DPC KSPSI Kuningan Berkokitmen tidak akan tinggal diam dan Kami telah menginstruksikan kepada  seluruh jajaran pengurus untuk melakukan Pemantauan Intensif, pengawasan rutin terhadap praktik pengupahan di kawasan-kawasan industri dan sektor jasa di Kuningan.


Kami membuka pintu selebar-lebarnya bagi para pekerja yang merasa haknya dizalimi. Setiap laporan yang masuk akan kami tindaklanjuti secara organisasional maupun hukum.


Kami  akan terus mendesak pengawas ketenagakerjaan untuk lebih proaktif dan memberikan sanksi tegas bagi perusahaan nakal,Jangan takut untuk bersuara.


 Keberanian kawan-kawan untuk melapor adalah langkah awal untuk menghentikan praktik upah murah ini, KSPSI Kuningan hadir sebagai benteng pertahanan terakhir bagi kesejahteraan buruh,KSPSI Kuningan tidak akan membiarkan melihat putra-putri daerah "dijual" murah di tanah kelahirannya sendiri. Kami menuntut keadilan upah. Kerja layak, Upah layak, Hidup layak!

Via Ekonomi
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Featured Post

Srikandi Pemuda Pancasila Kuningan Angkat Suara, Tegas Lawan Pelecehan Seksual Dukun Cabul

Abas- April 10, 2026 0
Srikandi Pemuda Pancasila Kuningan Angkat Suara, Tegas Lawan Pelecehan Seksual Dukun Cabul
KUNINGAN, ( PK ) -  Menanggapi  isu pelecehan seksual dukun cabul yang meresahkan di Kabupaten Kuningan, Srikandi MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Kuningan men…

Most Popular

Pemkab Kuningan Buka Seleksi Dewan Pengawas Perumda BPR Periode 2026–2030

Pemkab Kuningan Buka Seleksi Dewan Pengawas Perumda BPR Periode 2026–2030

April 06, 2026
Pembayaran Tunjangan DPRD Kuningan 2026 Gunakan Diskresi, Abaikan Evaluasi Gubernur

Pembayaran Tunjangan DPRD Kuningan 2026 Gunakan Diskresi, Abaikan Evaluasi Gubernur

Maret 29, 2026
Puspa Langlangbuana Bangkit, Sinergi Pemkab dan Bank BJB Dorong Ekonomi UMKM

Puspa Langlangbuana Bangkit, Sinergi Pemkab dan Bank BJB Dorong Ekonomi UMKM

Maret 29, 2026

Editor Post

Gelombang Protes Guncang Desa Kalapagunung, Warga Desak Ngabihi Mundur Gara-Gara Kasus Asusila

Gelombang Protes Guncang Desa Kalapagunung, Warga Desak Ngabihi Mundur Gara-Gara Kasus Asusila

September 30, 2025
Karnaval Budaya Hari Jadi Kuningan ke-527 Digelar 5 Oktober

Karnaval Budaya Hari Jadi Kuningan ke-527 Digelar 5 Oktober

September 25, 2025
Kuningan Fair Tinggalkan Sampah, H+4 Masih Menumpuk — Ade Kurniawan (Huma) Desak Pemerintah Jangan Cuci Tangan!

Kuningan Fair Tinggalkan Sampah, H+4 Masih Menumpuk — Ade Kurniawan (Huma) Desak Pemerintah Jangan Cuci Tangan!

September 13, 2025

Popular Post

Pemkab Kuningan Buka Seleksi Dewan Pengawas Perumda BPR Periode 2026–2030

Pemkab Kuningan Buka Seleksi Dewan Pengawas Perumda BPR Periode 2026–2030

April 06, 2026
Pembayaran Tunjangan DPRD Kuningan 2026 Gunakan Diskresi, Abaikan Evaluasi Gubernur

Pembayaran Tunjangan DPRD Kuningan 2026 Gunakan Diskresi, Abaikan Evaluasi Gubernur

Maret 29, 2026
Puspa Langlangbuana Bangkit, Sinergi Pemkab dan Bank BJB Dorong Ekonomi UMKM

Puspa Langlangbuana Bangkit, Sinergi Pemkab dan Bank BJB Dorong Ekonomi UMKM

Maret 29, 2026

Populart Categoris

Pemuda Kuningan

About Us

Pemuda Kuningan berkembang, berkontribusi, dan menjadi agen perubahan..

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

© pemuda kuningan (PK)
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us