Meski Gedung Berganti, Semangat Kosgoro Tetap Hidup di Hati Alumni
KUNINGAN, ( PK ) – Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., menghadiri Reuni Akbar 50 Tahun SMA Kosgoro Kuningan yang digelar di Gedung Sanggarriang, Senin (23/3/2026). Ia hadir bersama Wakil Bupati Hj. Tuti Andriani, S.H., M.Kn., dan Sekretaris Daerah Drs. Uu Kusmana, M.Si.
Mengusung tema “Merenda Kasih Menjalin Silaturahmi”, kegiatan ini dihadiri ratusan alumni lintas generasi dari berbagai daerah. Bupati Dian mengapresiasi kekompakan para alumni yang tetap menjaga ikatan kebersamaan meski sekolah tersebut secara fisik sudah tidak lagi berdiri.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa eksistensi sebuah sekolah tidak ditentukan oleh bangunan, melainkan oleh memori dan warisan yang ditinggalkannya.
“Meski kini bangunan SMA Kosgoro telah bertransformasi menjadi SDN 17, namun Kosgoro sesungguhnya tidak pernah hilang. Sekolah akan selalu hidup dalam ingatan para muridnya,” ujarnya.
Ia juga menyebutkan bahwa SMA Kosgoro telah melahirkan banyak alumni yang berkiprah di berbagai bidang. Karena itu, ia berharap ikatan alumni dapat terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan di Kabupaten Kuningan.
Senada dengan itu, Sekretaris Daerah Uu Kusmana menilai reuni ini bukan sekadar ajang nostalgia, melainkan momentum strategis untuk mengonsolidasikan jejaring alumni sebagai kekuatan sosial.
“Alumni adalah aset besar yang tersebar di berbagai sektor. Kita punya tanggung jawab moral untuk ikut berkontribusi, terutama dalam menghadapi persoalan kemiskinan dan pengangguran,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Reuni, Nanang, mengungkapkan tingginya antusiasme alumni dalam kegiatan ini. Ia menyebut, partisipasi dana yang terkumpul mencapai puluhan juta rupiah, berasal dari donasi lintas angkatan dan kontribusi peserta.
Nanang juga mengenang keterlibatan langsung para siswa dalam pembangunan sekolah pada masanya.
“Dulu kami ikut mengecor lantai dua hingga lantai tiga. Secara historis, kami punya andil dalam berdirinya SMA Kosgoro,” kenangnya.
Acara yang berlangsung dalam suasana Idulfitri ini berjalan khidmat dan penuh kehangatan. Rangkaian kegiatan meliputi menyanyikan lagu Indonesia Raya, penampilan tarian tradisional Sunda, pemutaran video dokumenter, hingga prosesi potong tumpeng.
Suasana haru terasa saat para alumni memanjatkan doa bersama untuk para guru yang telah wafat, sebagai bentuk penghormatan atas jasa mereka.
Reuni emas ini menjadi penegasan bahwa bagi para alumninya, Kosgoro bukan sekadar institusi masa lalu, melainkan bagian dari identitas yang akan terus hidup sepanjang waktu.
.AY

Posting Komentar