Telusuri
24 C
id
  • Sign in / Join
  • Blog
  • Forums
Pemuda Kuningan
Buy template blogger
  • News
  • Eksekutif
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Budaya
    • Wisata
  • Politik
    • Video
  • Olahraga
  • Video
  • Featured
    • Home - Homepage
    • Home - Post Single
    • Home - Post Label
    • Home - Post Search
    • Home - Post Archive
    • Home - Eror 404
    • RTL LanguageNew
    • ChangelogNew
Pemuda Kuningan
Telusuri
Beranda Headline News OKP PP PAC Jalaksana Soroti Pembebasan Lahan Pabrik Sepatu, Sekcam: Investasi Harus Taat Regulasi
Headline News OKP

PP PAC Jalaksana Soroti Pembebasan Lahan Pabrik Sepatu, Sekcam: Investasi Harus Taat Regulasi

Abas
Abas
03 Mei, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


KUNINGAN, ( PK ) – Rencana pembangunan industri pabrik sepatu di wilayah Kabupaten Kuningan mulai memicu reaksi dari berbagai lapisan masyarakat. Ormas Pemuda Pancasila (PP) PAC Jalaksana bersama warga setempat resmi menyikapi banyaknya pengaduan terkait proses pembebasan lahan yang mencakup dua kecamatan dan tiga desa dengan luas mencapai kurang lebih 40 hektar.


Langkah ini diambil guna memastikan hak-hak masyarakat terlindungi dan memastikan bahwa proyek besar tersebut berjalan di atas rel aturan yang berlaku.


Menanggapi dinamika tersebut, Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Jalaksana, Dede memberikan pernyataan tegas Ia menekankan bahwa pihaknya sangat terbuka terhadap masuknya modal ke daerah, asalkan prosedur hukum dipenuhi.

"Kami tidak alergi terhadap investasi.


 Namun, catatannya adalah pengembang harus mematuhi aturan serta regulasi yang ada di Kabupaten Kuningan," ujar Dede.


Ia juga mempertanyakan validitas lokasi pembangunan yang berada di kawasan Jalan Lingkar Timur tersebut. Dede mendesak pihak terkait untuk membuktikan apakah lokasi tersebut sudah sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Kuningan, Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) yang menetapkan zona industri.


Sorotan Terhadap Praktik "RCTI" (Rombongan Calo Tanah Indonesia) Selain masalah regulasi tata ruang, kami menyayangkan adanya praktik-praktik non-prosedural di lapangan yang merugikan pemilik lahan. Istilah "RCTI" (Rombongan Calo Tanah Indonesia) mencuat sebagai pihak yang diduga bermain di balik layar.


Sekcam Dede dan perwakilan warga meminta adanya transparansi penuh dalam proses transaksi. Hal ini bertujuan agar:


 * Warga mendapatkan harga yang adil dan layak.

 * Tidak ada intimidasi atau pemotongan sepihak oleh oknum calo.

 * Perusahaan pembeli menerima lahan yang "bersih" secara hukum.

Tuntutan Transparansi


Pihak Pemuda Pancasila PAC Jalaksana menegaskan akan terus mengawal kasus ini hingga warga mendapatkan kejelasan. Mereka meminta agar perusahaan yang akan membangun pabrik sepatu tersebut melakukan komunikasi langsung dengan masyarakat, tanpa melalui perantara yang merugikan.


"Kami meminta transparansi agar warga yang menjual tanahnya ke perusahaan tidak dirugikan oleh oknum-oknum yang hanya mencari keuntungan pribadi," pungkas Dede.


Hingga berita ini diturunkan, kami masih menunggu koordinasi lebih lanjut dari pihak pengembang dan instansi terkait mengenai tindak lanjut perizinan dan skema pembebasan lahan yang transparan.



.AY

Via Headline
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Featured Post

GARPU SENDOK Bergerak, Bupati Dian Pimpin Langsung Aksi Selamatkan Waduk Darma dari Ancaman Eceng Gondok

Abas- Juni 13, 2026 0
GARPU SENDOK Bergerak, Bupati Dian Pimpin Langsung Aksi Selamatkan Waduk Darma dari Ancaman Eceng Gondok
KUNINGAN, ( PK ) – Hamparan eceng gondok yang semakin mendominasi permukaan Waduk Darma akhirnya mendapat penanganan serius dari Pemerintah Kabupaten Kuningan…

Most Popular

Warga Soroti Janji Fasum dan Fasos Kuningan City View yang Tak Kunjung Terwujud, Malah Muncul Dapur MBG

Warga Soroti Janji Fasum dan Fasos Kuningan City View yang Tak Kunjung Terwujud, Malah Muncul Dapur MBG

Juni 08, 2026
Rp2,3 Miliar Dugaan Temuan di Sekretariat DPRD Kuningan, TAPD Disebut “Kompromi” dengan BPK demi Raih WTP

Rp2,3 Miliar Dugaan Temuan di Sekretariat DPRD Kuningan, TAPD Disebut “Kompromi” dengan BPK demi Raih WTP

Juni 08, 2026
SPMB Dinilai Semrawut, FORMASI Desak Evaluasi Total dan Usulkan Penambahan SMA Negeri di Kuningan

SPMB Dinilai Semrawut, FORMASI Desak Evaluasi Total dan Usulkan Penambahan SMA Negeri di Kuningan

Juni 09, 2026

Editor Post

Gelombang Protes Guncang Desa Kalapagunung, Warga Desak Ngabihi Mundur Gara-Gara Kasus Asusila

Gelombang Protes Guncang Desa Kalapagunung, Warga Desak Ngabihi Mundur Gara-Gara Kasus Asusila

September 30, 2025
Karnaval Budaya Hari Jadi Kuningan ke-527 Digelar 5 Oktober

Karnaval Budaya Hari Jadi Kuningan ke-527 Digelar 5 Oktober

September 25, 2025
Bupati Dian Kunjungi Korban Dugaan Pengeroyokan di Cilimus, Minta Pelaku Segera Ditangkap

Bupati Dian Kunjungi Korban Dugaan Pengeroyokan di Cilimus, Minta Pelaku Segera Ditangkap

Mei 11, 2026

Popular Post

Warga Soroti Janji Fasum dan Fasos Kuningan City View yang Tak Kunjung Terwujud, Malah Muncul Dapur MBG

Warga Soroti Janji Fasum dan Fasos Kuningan City View yang Tak Kunjung Terwujud, Malah Muncul Dapur MBG

Juni 08, 2026
Rp2,3 Miliar Dugaan Temuan di Sekretariat DPRD Kuningan, TAPD Disebut “Kompromi” dengan BPK demi Raih WTP

Rp2,3 Miliar Dugaan Temuan di Sekretariat DPRD Kuningan, TAPD Disebut “Kompromi” dengan BPK demi Raih WTP

Juni 08, 2026
SPMB Dinilai Semrawut, FORMASI Desak Evaluasi Total dan Usulkan Penambahan SMA Negeri di Kuningan

SPMB Dinilai Semrawut, FORMASI Desak Evaluasi Total dan Usulkan Penambahan SMA Negeri di Kuningan

Juni 09, 2026

Populart Categoris

Pemuda Kuningan

About Us

Pemuda Kuningan berkembang, berkontribusi, dan menjadi agen perubahan..

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

© pemuda kuningan (PK)
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us