Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Post ADS 1

Tag Terpopuler

Baznas Kuningan Gagas Gerakan SPPG Berinfak, 7.400 Relawan Berpotensi Perkuat Kepedulian Sosial

Senin, 12 Oktober 2026 | 03.15 WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-12T10:15:18Z


KUNINGAN, ( pemudakuningan ) – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kuningan menggagas Gerakan SPPG Berinfak sebagai upaya memperkuat penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), sekaligus menumbuhkan budaya berbagi di lingkungan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).


Gerakan tersebut diawali dengan penyerahan infak dari pegawai dan relawan SPPG Sindangsari 3, Kecamatan Sindangagung, serta SPPG Dukuh Tengah, Kecamatan Maleber, Senin (12/10/2026).


Kegiatan ini dihadiri Ketua Baznas Kabupaten Kuningan, KH H. Yusron Kholid, S.Ag., M.Pd., beserta seluruh wakil ketua Baznas. Turut hadir perwakilan yayasan yang menaungi kedua SPPG, kepala SPPG Sindangsari 3 dan Dukuh Tengah, serta Sekretaris Satuan Tugas (Satgas) Pengawasan SPPG Kabupaten Kuningan, Ramdan.


Gerakan ini diharapkan tidak berhenti pada dua SPPG tersebut, tetapi berkembang menjadi gerakan bersama yang melibatkan satuan pelayanan lainnya di Kabupaten Kuningan.


Kepala SPPG Sindangsari 3, Alfan, mengatakan bahwa pihaknya telah mengarahkan pegawai dan relawan untuk menyalurkan infak melalui Baznas Kabupaten Kuningan.


Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial yang perlu dijaga konsistensinya agar dapat menjadi kebiasaan positif di lingkungan kerja.


“Semoga kami bisa konsisten untuk memberikan infak ini ke Baznas Kuningan. Selama itu kegiatan untuk kebaikan, kami akan support,” ujar Alfan.


Senada dengan itu, Saddam Husein, perwakilan yayasan yang menaungi kedua SPPG, menilai Gerakan SPPG Berinfak merupakan langkah positif yang berangkat dari kesadaran untuk berbagi dan membantu sesama.


Ia berharap gerakan tersebut dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.


“Semoga gerakan SPPG berinfak ini menjadi gerakan yang bisa terus dilakukan, sehingga kebermanfaatannya bisa dirasakan oleh banyak orang,” kata Saddam, yang pernah menjabat sebagai Ketua Pemuda Muhammadiyah.


Baznas Siapkan Infak untuk Program Sosial


Ketua Baznas Kabupaten Kuningan, KH H. Yusron Kholid, mengapresiasi inisiatif SPPG Sindangsari 3 dan SPPG Dukuh Tengah yang telah memulai gerakan tersebut.


Ia berharap langkah kedua SPPG itu dapat menjadi pemantik bagi SPPG lainnya untuk turut membangun budaya berinfak sebagai wujud kepedulian terhadap sesama.


“Kami berharap ini menjadi trigger bagi SPPG lain agar mulai membudayakan berinfak di kalangan SPPG. Kami juga sangat mengapresiasi inisiatif dari dua SPPG ini yang telah berinfak ke Baznas,” tutur Yusron.


Menurut Yusron, dana infak yang dihimpun nantinya akan dioptimalkan untuk mendukung berbagai program sosial, termasuk membantu keluarga relawan SPPG yang membutuhkan bantuan.


Ia menjelaskan, keluarga relawan yang memerlukan bantuan sosial dapat mengajukan permohonan kepada Baznas Kabupaten Kuningan untuk selanjutnya ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku.


Dengan demikian, gerakan ini diharapkan tidak hanya memperkuat penghimpunan dana sosial, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk keluarga para relawan yang berkontribusi dalam pelayanan pemenuhan gizi.


Yusron juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima informasi mengenai sejumlah SPPG lain yang berencana menyalurkan infak melalui Baznas Kabupaten Kuningan dalam waktu dekat.


Potensi 7.400 Relawan, Gerakan Berinfak Bisa Berdampak Luas


Sementara itu, Sekretaris Satgas Pengawasan SPPG Kabupaten Kuningan, Ramdan, menyambut positif inisiatif tersebut. Ia menilai lingkungan SPPG memiliki potensi besar untuk memperkuat gerakan kepedulian sosial apabila partisipasi dilakukan secara luas.


Ramdan menyebutkan, Kabupaten Kuningan memiliki 182 SPPG dengan jumlah relawan sekitar 7.400 orang.


Besarnya jumlah tersebut menjadi potensi tersendiri dalam mendukung penghimpunan infak apabila para relawan berpartisipasi secara sukarela dan berkelanjutan.


Menurutnya, partisipasi yang dilakukan secara bersama-sama dapat memperluas jangkauan bantuan sosial serta memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat.


“Kami menyambut baik gerakan ini. Semoga gerakan ini akan diikuti oleh SPPG lainnya,” pungkas Ramdan.


Gerakan SPPG Berinfak menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara lingkungan pelayanan pemenuhan gizi dan Baznas Kabupaten Kuningan dalam membangun kepedulian sosial.


Ke depan, gerakan ini diharapkan semakin meluas dan berkelanjutan, sehingga dana infak yang dihimpun dapat memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat yang membutuhkan sekaligus memperkuat budaya berbagi di Kabupaten Kuningan.

×
Berita Terbaru Update