Telusuri
24 C
id
  • Sign in / Join
  • Blog
  • Forums
Pemuda Kuningan
Buy template blogger
  • News
  • Eksekutif
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Budaya
    • Wisata
  • Politik
    • Video
  • Olahraga
  • Video
  • Featured
    • Home - Homepage
    • Home - Post Single
    • Home - Post Label
    • Home - Post Search
    • Home - Post Archive
    • Home - Eror 404
    • RTL LanguageNew
    • ChangelogNew
Pemuda Kuningan
Telusuri
Beranda Headline News Pendidikan Audiensi FMPK dan Disdikbud Kuningan: Mendesak Strategi Tegas Cegah Kemaksiatan di Sekolah
Headline News Pendidikan

Audiensi FMPK dan Disdikbud Kuningan: Mendesak Strategi Tegas Cegah Kemaksiatan di Sekolah

Abas
Abas
10 Sep, 2025 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


KUNINGAN, (PK) – Menindaklanjuti hasil audiensi Forum Masyarakat Peduli Kemanusiaan (FMPK) bersama Bupati Kabupaten Kuningan terkait meningkatnya kasus kemaksiatan di kalangan pelajar, mulai dari penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, hingga maraknya isu LGBT, mendorong Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kuningan untuk menggelar audiensi lanjutan dengan FMPK. Pertemuan yang berlangsung di kantor Disdikbud beberapa waktu lalu ini menyoroti urgensi langkah nyata pemerintah daerah dalam membentengi generasi muda dari ancaman dekadensi moral.


Sejumlah tokoh FMPK, di antaranya Ustadz Lukman, H. Andi Budiman, Ustadz Ade, dan Ustadz Fitriadi, mengajukan kritik sekaligus solusi terhadap lemahnya proteksi pendidikan dalam menghadapi arus kemaksiatan. Ustadz Luqman menegaskan bahwa fenomena LGBT kini menyasar generasi muda sejak tingkat SD, SMP, hingga SMA. “Jika tujuan pendidikan adalah membentuk keimanan dan ketaqwaan, maka LGBT jelas bertentangan dengan kodrat manusia. Disdikbud harus hadir dengan langkah pencegahan yang tegas,” ujarnya.


Nada serupa disampaikan H. Andi yang menyoroti pentingnya pendidikan karakter sejak jenjang paling rendah. Ia mengingatkan, gaya hidup menyimpang tidak boleh ditoleransi sekalipun dalam bentuk hiburan seperti perlombaan dengan laki-laki berdandan wanita. “Harus ada strategi komprehensif, tidak cukup hanya lewat upacara sekolah, tapi melalui kegiatan ekstrakurikuler, peran guru BK, hingga penguatan kurikulum,” tegasnya.


Kekhawatiran semakin nyata ketika Ustadz Ade mengungkapkan adanya kasus siswi SMP hamil hingga siswa yang terjerumus penyalahgunaan obat-obatan. Bahkan, praktik serupa ditemukan di salah satu pondok pesantren. “Ini tidak bisa dibiarkan. Sekolah harus jadi benteng proteksi, dan FMPK siap mendampingi anak-anak dengan penyimpangan seksual maupun Anak Berkonflik dengan Hukum (ABH),” ungkapnya.


Sementara itu, Ustadz Fitriadi menekankan bahwa jabatan pejabat publik adalah amanah yang harus digunakan untuk menyelamatkan generasi. Menurutnya, penguatan pendidikan agama, kolaborasi dengan pesantren, pelatihan guru, hingga gerakan sekolah religius adalah solusi yang perlu segera diinstitusionalisasi. “Anak-anak yang bermasalah tidak boleh dihakimi, tapi didampingi. Pendidikan fitrah harus ditanamkan sejak dini,” jelasnya.


Menanggapi berbagai masukan tersebut, Kepala Disdikbud Kuningan, U. Kusmana, menguraikan sejumlah program yang telah dijalankan. Di antaranya Gerbang Berkah (pembiasaan ibadah setiap Jumat), Pimda Nyawah (interaksi Forkopimda dengan siswa), Rumah Guru (pembinaan guru), Program Tahfidz Al-Qur’an, hingga Pentas PAI tingkat kecamatan hingga provinsi. Disdikbud juga rutin berkoordinasi dengan Polres, Kodim 0615, dan UPT PPA untuk pendampingan siswa pelaku maupun korban.


Lebih jauh, Kusmana menyatakan kesiapan Disdikbud untuk bermitra dengan FMPK melalui perjanjian kerja sama resmi. “Kami membuka ruang sinergi. Pencegahan kemaksiatan bukan hanya tanggung jawab sekolah, tapi juga masyarakat, orang tua, dan lembaga keagamaan,” tegasnya.


Audiensi ini memperlihatkan betapa problem moral generasi muda tidak bisa diselesaikan dengan program seremonial belaka. FMPK menuntut strategi yang lebih sistematis dan terukur, sementara Disdikbud menawarkan kolaborasi lintas lembaga. Pertanyaannya, apakah sinergi ini mampu menjawab derasnya arus degradasi moral di tengah masyarakat Kuningan?



(AY)

Via Headline
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Featured Post

KLARIFIKASI PEMERINTAH DESA CISAAT : Terkait Pemberitaan Rumah Tidak Layak Huni Warga Desa Cisaat

Abas- Maret 31, 2026 0
KLARIFIKASI PEMERINTAH DESA CISAAT : Terkait Pemberitaan Rumah Tidak Layak Huni Warga Desa Cisaat
KUNINGAN, ( PK ) -  Menanggapi pernyataan Ketua Formasi, Saudara Manap Suharnap, yang dimuat dalam pemberitaan Jurnalgamas terkait kondisi rumah tidak layak hu…

Most Popular

Jembatan Cijemit Kembali Rusak Diterjang Arus, Proyek Belum Rampung Tuai Sorotan Warga

Jembatan Cijemit Kembali Rusak Diterjang Arus, Proyek Belum Rampung Tuai Sorotan Warga

Maret 28, 2026
ASN di Kuningan Rekayasa Pencurian Modus Pecah Kaca Mobil, Takut Ketahuan Istri

ASN di Kuningan Rekayasa Pencurian Modus Pecah Kaca Mobil, Takut Ketahuan Istri

Maret 26, 2026
Bupati Kuningan Dorong Peran Imam Tajug dalam Pembinaan Karakter dan Penguatan Ekonomi Umat

Bupati Kuningan Dorong Peran Imam Tajug dalam Pembinaan Karakter dan Penguatan Ekonomi Umat

Maret 28, 2026

Editor Post

Gelombang Protes Guncang Desa Kalapagunung, Warga Desak Ngabihi Mundur Gara-Gara Kasus Asusila

Gelombang Protes Guncang Desa Kalapagunung, Warga Desak Ngabihi Mundur Gara-Gara Kasus Asusila

September 30, 2025
Karnaval Budaya Hari Jadi Kuningan ke-527 Digelar 5 Oktober

Karnaval Budaya Hari Jadi Kuningan ke-527 Digelar 5 Oktober

September 25, 2025
Kuningan Fair Tinggalkan Sampah, H+4 Masih Menumpuk — Ade Kurniawan (Huma) Desak Pemerintah Jangan Cuci Tangan!

Kuningan Fair Tinggalkan Sampah, H+4 Masih Menumpuk — Ade Kurniawan (Huma) Desak Pemerintah Jangan Cuci Tangan!

September 13, 2025

Popular Post

Jembatan Cijemit Kembali Rusak Diterjang Arus, Proyek Belum Rampung Tuai Sorotan Warga

Jembatan Cijemit Kembali Rusak Diterjang Arus, Proyek Belum Rampung Tuai Sorotan Warga

Maret 28, 2026
ASN di Kuningan Rekayasa Pencurian Modus Pecah Kaca Mobil, Takut Ketahuan Istri

ASN di Kuningan Rekayasa Pencurian Modus Pecah Kaca Mobil, Takut Ketahuan Istri

Maret 26, 2026
Bupati Kuningan Dorong Peran Imam Tajug dalam Pembinaan Karakter dan Penguatan Ekonomi Umat

Bupati Kuningan Dorong Peran Imam Tajug dalam Pembinaan Karakter dan Penguatan Ekonomi Umat

Maret 28, 2026

Populart Categoris

Pemuda Kuningan

About Us

Pemuda Kuningan berkembang, berkontribusi, dan menjadi agen perubahan..

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

© pemuda kuningan (PK)
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us