240 ASN Kuningan Dilantik, Bupati Tekankan Profesionalisme dan Pelayanan Publik
KUNINGAN, ( PK ) — Sebanyak 240 Aparatur Sipil Negara (ASN) resmi dilantik dan diambil sumpah/janji jabatannya dalam rotasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuningan, Jumat (13/2/2026). Pelantikan dipimpin langsung oleh Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar di Ballroom Arya Kamuning.
Rotasi tersebut mencakup Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, dan Pengawas sebagai bagian dari penyegaran birokrasi dan penguatan organisasi guna meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kuningan. Pelantikan ini merupakan tindak lanjut dari Keputusan Bupati Kuningan Nomor 309 dan 310 Tahun 2026.
Dari total 240 ASN yang dilantik, delapan di antaranya merupakan pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, yakni:
• Deniawan sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah.
• Guruh Irawan Zulkarnaen sebagai Sekretaris DPRD.
• Toto Toharudin sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi.
• Toni Kusumanto sebagai Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian.
• Carlan sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
• Mohammad Budi Alimudin sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja.
• Deni Hamdani sebagai Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan.
• Mutofid sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa rotasi jabatan bukan sekadar seremonial, melainkan momentum memperkuat komitmen pengabdian ASN. Penempatan pejabat, kata dia, telah melalui tahapan dan pertimbangan teknis bersama Tim Penilai Kinerja.
“Dedikasi tidak mengenal lokasi dan profesionalisme tidak mengenal posisi. Di mana pun ditempatkan, berikan performa terbaik dan jadilah solusi, bukan bagian dari masalah,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya empati dalam pelayanan publik. ASN disebut sebagai jembatan antara aspirasi masyarakat dan kebijakan pemerintah, sehingga respons cepat, kualitas layanan, dan sikap humanis harus terus ditingkatkan.
Menurutnya, jabatan merupakan amanah sementara, sedangkan jejak pengabdian akan selalu dikenang masyarakat. Karena itu, setiap pejabat diminta menjaga integritas, keluar dari zona nyaman, dan adaptif terhadap kebutuhan publik.
Pelantikan ini diharapkan menjadi energi baru dalam mewujudkan birokrasi yang profesional, responsif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat, sejalan dengan arah pembangunan daerah. Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada pejabat sebelumnya serta menegaskan bahwa mutasi merupakan bentuk kepercayaan untuk memperkuat visi pembangunan Kabupaten Kuningan.
.AY

Posting Komentar