Bupati Kuningan Dorong Peran Imam Tajug dalam Pembinaan Karakter dan Penguatan Ekonomi Umat
KUNINGAN, ( PK ) – Dian Rachmat Yanuar menghadiri kegiatan Halal Bihalal yang diselenggarakan Yayasan Bima Arya Kamuning bersama Komunitas Imam Tajug (KOMIT), Sabtu (28/3/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Pesantren Nurul Jadid Al Jauhar, Desa Kutaraja, Kecamatan Maleber.
Momentum ini menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan para tokoh agama sebagai penjaga nilai moral di tengah masyarakat.
Mengusung tema “Menguatkan Niat, Menyatukan Gerak, Menyebar Manfaat”, kegiatan tersebut dihadiri unsur perangkat daerah, Camat Maleber, Kabag Kesra, Asisten Daerah, serta para tokoh agama.
Ketua KOMIT, Sayyid Sabiq, menyampaikan bahwa komunitas yang dipimpinnya lahir dari kepedulian terhadap peran Imam Tajug yang selama ini kerap luput dari perhatian.
Menurutnya, Imam Tajug merupakan garda terdepan dalam menjaga spiritualitas masyarakat karena berinteraksi langsung dengan warga setiap hari secara istiqomah.
“Niat kami semata-mata karena Allah. Para Imam Tajug bersentuhan langsung dengan masyarakat. Kami sangat mengapresiasi kebijakan Bapak Bupati yang tetap memprioritaskan insentif bagi imam dan kyai, meskipun kondisi keuangan daerah sedang menantang,” ujarnya.
Selain memperjuangkan kesejahteraan, KOMIT juga menyiapkan sejumlah program strategis, di antaranya perawatan fisik tajug (mushola) serta pemberdayaan ekonomi umat melalui pengembangan UMKM, agar para imam dapat mandiri secara finansial.
Dalam arahannya, Bupati Dian menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh pengurus dan anggota KOMIT. Ia juga menyinggung dinamika global yang berdampak pada kondisi ekonomi nasional dan daerah.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa sektor keagamaan tetap menjadi fondasi utama dalam pembangunan karakter masyarakat.
Bupati menilai masih terdapat “ruang kosong” dalam pembinaan karakter anak yang tidak sepenuhnya dapat diisi oleh pendidikan formal.
“Di sinilah peran vital Imam Tajug. Di tengah derasnya arus teknologi dan media sosial, anak-anak membutuhkan bimbingan agar tetap memiliki budi pekerti, sopan santun, dan kemampuan mengaji. Imam Tajug hadir mengisi ruang tersebut,” tegasnya.
Dalam upaya memperkuat ekonomi daerah, Bupati juga mengajak keluarga besar KOMIT untuk mendukung gerakan bela beli produk lokal.
Ia menekankan agar setiap program pemerintah memprioritaskan pemanfaatan sumber daya dari lingkungan sekitar guna menggerakkan ekonomi desa.
“Jangan beli dari luar daerah. Beli kebutuhan dari tetangga sendiri agar ekonomi lokal berputar. Saya sangat mendukung jika para Imam Tajug memiliki usaha UMKM,” tambahnya.
Menutup kegiatan, Bupati menyampaikan apresiasi atas terbentuknya struktur KOMIT hingga tingkat desa. Ia berharap sinergi antara ulama dan umara terus terjaga dalam mewujudkan Kabupaten Kuningan yang religius dan berdaya saing.
.AY

Posting Komentar