KNPI Kuningan Dorong Kepemimpinan Muda, Ayep Setiawan Isi Basic Training HMI FE UNIKU
KUNINGAN, ( PK ) – Peran Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) dalam mendorong lahirnya generasi muda yang berkualitas kembali ditegaskan dalam kegiatan Basic Training (Latihan Kader 1) yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Fakultas Ekonomi Universitas Kuningan (UNIKU), Cabang Kuningan.
Kegiatan kaderisasi yang menjadi gerbang awal bagi anggota baru HMI ini tidak hanya berfokus pada penguatan ideologi dan keislaman, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kepemimpinan, intelektualitas, serta tanggung jawab sosial sebagai bagian dari kader umat dan kader bangsa.
Kehadiran Ayep Setiawan, S.IP, selaku Ketua DPD KNPI Kabupaten Kuningan yang akrab disapa Bung Adon, menjadi salah satu poin penting dalam kegiatan tersebut. Dalam kesempatan itu, ia hadir sebagai narasumber yang membawakan materi tentang kepemimpinan dalam organisasi.
Dalam pemaparannya, Bung Adon menekankan bahwa kepemimpinan merupakan fondasi utama dalam menentukan arah gerak organisasi. Menurutnya, seorang pemimpin tidak cukup hanya mengandalkan jabatan struktural, melainkan harus mampu menghadirkan ide, gagasan, serta solusi yang konkret.
“Pemimpin itu bukan hanya soal posisi, tetapi bagaimana ia mampu memberikan arah, menawarkan gagasan, dan menjadi bagian dari solusi dalam setiap dinamika organisasi,” ujarnya di hadapan peserta.
Ia juga menyoroti pentingnya sikap adaptif dalam kepemimpinan. Di tengah dinamika organisasi yang terus berkembang, seorang pemimpin dituntut untuk tidak bersikap kaku, melainkan mampu menyesuaikan diri dengan kondisi serta membangun komunikasi yang baik dengan anggota.
“Organisasi yang kuat lahir dari hubungan yang sehat antara pemimpin dan anggotanya. Kedekatan emosional dan komunikasi yang terbuka menjadi kunci terciptanya soliditas,” tambahnya.
Lebih jauh, Bung Adon mengapresiasi kegiatan Basic Training yang diselenggarakan oleh HMI sebagai bagian dari proses kaderisasi yang berkelanjutan. Ia menilai, organisasi kemahasiswaan seperti HMI memiliki peran strategis dalam mencetak calon pemimpin masa depan yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga matang secara karakter dan sosial.
Menurutnya, sinergi antara organisasi kepemudaan seperti KNPI dan organisasi mahasiswa sangat penting dalam membangun ekosistem kepemudaan yang progresif dan berdaya saing.
“KNPI tentu sangat mendukung kegiatan-kegiatan kaderisasi seperti ini. Karena dari sinilah lahir generasi muda yang nantinya akan mengisi berbagai ruang kepemimpinan, baik di tingkat lokal maupun nasional,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan mampu memahami esensi kepemimpinan secara utuh, memiliki integritas, serta siap menjadi agen perubahan yang berkontribusi nyata di tengah masyarakat.
Basic Training ini sekaligus menjadi bukti bahwa proses kaderisasi di lingkungan mahasiswa tetap berjalan aktif dan menjadi bagian penting dalam mencetak generasi muda yang unggul, kritis, dan bertanggungjawab.
.AY

Posting Komentar