Telusuri
24 C
id
  • Sign in / Join
  • Blog
  • Forums
Pemuda Kuningan
Buy template blogger
  • News
  • Eksekutif
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Budaya
    • Wisata
  • Politik
    • Video
  • Olahraga
  • Video
  • Featured
    • Home - Homepage
    • Home - Post Single
    • Home - Post Label
    • Home - Post Search
    • Home - Post Archive
    • Home - Eror 404
    • RTL LanguageNew
    • ChangelogNew
Pemuda Kuningan
Telusuri
Beranda Budaya Eksekutif Headline News seni Paradigma Baru Museum: Dari Penyimpanan Menuju Ruang Edukasi dan Dialog
Budaya Eksekutif Headline News seni

Paradigma Baru Museum: Dari Penyimpanan Menuju Ruang Edukasi dan Dialog

Abas
Abas
06 Apr, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


KUNINGAN, ( PK ) – Paradigma museum harus berubah. Museum tidak lagi sekadar tempat penyimpanan benda bersejarah, melainkan ruang edukasi, dialog, dan pengalaman yang memberi kesan mendalam bagi pengunjung.

Hal tersebut disampaikan Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, saat meresmikan Museum Taman Purbakala Cipari, Sabtu (4/4/2026). Sehari sebelumnya, ia juga mendorong revitalisasi sejumlah cagar budaya seperti Gedung Naskah Linggarjati dan Gedung Sjahrir sebagai bagian dari penguatan identitas daerah.

Menurutnya, Situs Purbakala Cipari memiliki nilai penting sebagai bukti peradaban tua Nusantara dari era megalitik dan neolitik yang telah diteliti sejak 1970-an.

“Indonesia adalah bangsa dengan peradaban sangat tua. Temuan arkeologis menunjukkan itu, dan situs seperti Cipari harus terus dijaga serta dikembangkan,” jelasnya.

Fadli Zon menegaskan, pemerintah mendorong transformasi museum menjadi pusat pengalaman berbasis digital, penguatan peran kurator dan edukator, serta integrasi dengan dunia pendidikan dan industri kreatif.

Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Jawa Barat, Retno Raswanto, menjelaskan revitalisasi museum dilakukan pada Desember 2025 dengan fokus penataan ruang pamer agar lebih representatif sebagai sarana edukasi.

“Ke depan, museum ini menjadi ruang belajar aktif, khususnya bagi generasi muda,” ujarnya.

Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, menuturkan momentum ini menjadi langkah strategis untuk menguatkan posisi Kuningan sebagai daerah dengan kekayaan sejarah dan potensi besar sebagai destinasi wisata budaya dan edukasi.

“Kuningan ini bukan hanya wilayah administratif, tetapi ruang peradaban dengan sejarah panjang yang luar biasa,” ujar Dian.

Ia menambahkan, kehadiran Menteri Kebudayaan menjadi dorongan penting di tengah keterbatasan daerah. “Ini menjadi energi bagi kami untuk terus membangun sektor kebudayaan sebagai fondasi pembangunan,” katanya.

Setelah peresmian di Cipari, rangkaian kunjungan berlanjut ke Paseban Tri Panca Tunggal. Di lokasi tersebut, rombongan meninjau langsung nilai-nilai sejarah dan budaya yang terus dilestarikan dan berkembang.

Selanjutnya, Menteri Kebudayaan juga mengunjungi Gedung Kesenian Kuningan sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem seni dan budaya di tingkat daerah.

Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari audiensi Pemerintah Kabupaten Kuningan ke Kementerian Kebudayaan beberapa waktu lalu. Turut hadir dalam peresmian tersebut Wakil Bupati Tuti Andriani, unsur Forkopimda, anggota DPR RI, Sekda Kuningan, tokoh budaya, serta para pelajar.



.AY

Via Budaya
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama Tak ada hasil yang ditemukan
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Featured Post

Paradigma Baru Museum: Dari Penyimpanan Menuju Ruang Edukasi dan Dialog

Abas- April 05, 2026 0
Paradigma Baru Museum: Dari Penyimpanan Menuju Ruang Edukasi dan Dialog
KUNINGAN, ( PK ) – Paradigma museum harus berubah. Museum tidak lagi sekadar tempat penyimpanan benda bersejarah, melainkan ruang edukasi, dialog, dan pengala…

Most Popular

KLARIFIKASI PEMERINTAH DESA CISAAT : Terkait Pemberitaan Rumah Tidak Layak Huni Warga Desa Cisaat

KLARIFIKASI PEMERINTAH DESA CISAAT : Terkait Pemberitaan Rumah Tidak Layak Huni Warga Desa Cisaat

Maret 31, 2026
Kejaksaan Hentikan Kasus PJU Kuningan Caang Rp117 Miliar : Obral SP3 untuk Koruptor ?

Kejaksaan Hentikan Kasus PJU Kuningan Caang Rp117 Miliar : Obral SP3 untuk Koruptor ?

Maret 31, 2026
Rp4,6 Miliar Perjalanan Dinas DPRD Dihapus BPKAD : Tidak Ada Urgensi untuk Kesejahteraan Rakyat Kuningan

Rp4,6 Miliar Perjalanan Dinas DPRD Dihapus BPKAD : Tidak Ada Urgensi untuk Kesejahteraan Rakyat Kuningan

April 01, 2026

Editor Post

Gelombang Protes Guncang Desa Kalapagunung, Warga Desak Ngabihi Mundur Gara-Gara Kasus Asusila

Gelombang Protes Guncang Desa Kalapagunung, Warga Desak Ngabihi Mundur Gara-Gara Kasus Asusila

September 30, 2025
Karnaval Budaya Hari Jadi Kuningan ke-527 Digelar 5 Oktober

Karnaval Budaya Hari Jadi Kuningan ke-527 Digelar 5 Oktober

September 25, 2025
Kuningan Fair Tinggalkan Sampah, H+4 Masih Menumpuk — Ade Kurniawan (Huma) Desak Pemerintah Jangan Cuci Tangan!

Kuningan Fair Tinggalkan Sampah, H+4 Masih Menumpuk — Ade Kurniawan (Huma) Desak Pemerintah Jangan Cuci Tangan!

September 13, 2025

Popular Post

KLARIFIKASI PEMERINTAH DESA CISAAT : Terkait Pemberitaan Rumah Tidak Layak Huni Warga Desa Cisaat

KLARIFIKASI PEMERINTAH DESA CISAAT : Terkait Pemberitaan Rumah Tidak Layak Huni Warga Desa Cisaat

Maret 31, 2026
Kejaksaan Hentikan Kasus PJU Kuningan Caang Rp117 Miliar : Obral SP3 untuk Koruptor ?

Kejaksaan Hentikan Kasus PJU Kuningan Caang Rp117 Miliar : Obral SP3 untuk Koruptor ?

Maret 31, 2026
Rp4,6 Miliar Perjalanan Dinas DPRD Dihapus BPKAD : Tidak Ada Urgensi untuk Kesejahteraan Rakyat Kuningan

Rp4,6 Miliar Perjalanan Dinas DPRD Dihapus BPKAD : Tidak Ada Urgensi untuk Kesejahteraan Rakyat Kuningan

April 01, 2026

Populart Categoris

Pemuda Kuningan

About Us

Pemuda Kuningan berkembang, berkontribusi, dan menjadi agen perubahan..

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

© pemuda kuningan (PK)
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us