Telusuri
24 C
id
  • Sign in / Join
  • Blog
  • Forums
Pemuda Kuningan
Buy template blogger
  • News
  • Eksekutif
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Budaya
    • Wisata
  • Politik
    • Video
  • Olahraga
  • Video
  • Featured
    • Home - Homepage
    • Home - Post Single
    • Home - Post Label
    • Home - Post Search
    • Home - Post Archive
    • Home - Eror 404
    • RTL LanguageNew
    • ChangelogNew
Pemuda Kuningan
Telusuri
Beranda Ekonomi Headline legislatif News OKP Rp4,6 Miliar Perjalanan Dinas DPRD Dihapus BPKAD : Tidak Ada Urgensi untuk Kesejahteraan Rakyat Kuningan
Ekonomi Headline legislatif News OKP

Rp4,6 Miliar Perjalanan Dinas DPRD Dihapus BPKAD : Tidak Ada Urgensi untuk Kesejahteraan Rakyat Kuningan

Abas
Abas
02 Apr, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


KUNINGAN, ( PK ) - Kebijakan pemerintah pusat yang menetapkan hari Jumat sebagai work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) menjadi bagian dari langkah besar efisiensi anggaran negara. Selain itu, pemerintah juga membatasi perjalanan dinas, baik dalam negeri maupun luar negeri.


Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan bahwa efisiensi perjalanan dinas dalam negeri dilakukan hingga 50 persen, sementara untuk luar negeri mencapai 70 persen. Kebijakan ini disampaikan dalam konferensi pers pada Selasa (31/3/2026) dan akan diatur melalui Surat Edaran Menteri Dalam Negeri, mulai berlaku 1 April 2026.


Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menegaskan bahwa pemerintah terus melakukan penyisiran anggaran untuk kegiatan yang dinilai tidak memiliki urgensi. Pengetatan ini dilakukan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), serta diperluas hingga ke Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di seluruh Indonesia.


Menurutnya, langkah efisiensi ini bukan disebabkan oleh faktor eksternal seperti konflik global, melainkan bagian dari upaya penataan ulang prioritas belanja negara agar lebih produktif dan tepat sasaran.


Pemerintah pusat juga melakukan koordinasi dengan seluruh kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah, termasuk Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), untuk menyisir ulang anggaran yang dinilai tidak memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.


Dalam konteks Kabupaten Kuningan, berdasarkan penjabaran APBD Tahun 2026, terdapat alokasi Belanja Perjalanan Dinas DPRD sebesar Rp4.642.690.000. Anggaran tersebut terbagi atas Belanja Perjalanan Dinas Biasa sebesar Rp3.294.550.000 dan Belanja Perjalanan Dinas Dalam Kota sebesar Rp1.348.140.000.


Mengacu pada arahan pemerintah pusat, anggaran tersebut seharusnya tidak hanya dikurangi, tetapi perlu dipertimbangkan untuk dihapuskan. Di era digital saat ini, berbagai bentuk koordinasi dapat dilakukan secara efektif melalui teknologi, seperti teleconference, Zoom meeting, hingga komunikasi melalui telepon dan aplikasi pesan.


Kegiatan kunjungan kerja yang dilakukan secara rutin, bahkan hingga dua kali dalam seminggu ke luar daerah dengan dalih studi banding, dinilai tidak lagi relevan. Selain membebani anggaran, kegiatan tersebut kerap tidak menghasilkan output yang jelas dan terukur bagi kepentingan masyarakat.


Hal ini tentu menimbulkan rasa ketidakadilan di tengah masyarakat Kabupaten Kuningan, di mana masih banyak warga yang menghadapi kesulitan ekonomi. Di sisi lain, anggaran ratusan juta rupiah per bulan justru dihabiskan untuk kegiatan yang terkesan tidak berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat.


Jika DPRD Kuningan benar-benar berpihak kepada rakyat sebagaimana komitmen saat kampanye, maka sudah seharusnya anggaran perjalanan dinas tersebut dihapuskan. BPKAD Kabupaten Kuningan diharapkan mengambil langkah tegas sebagai bentuk implementasi kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat.


Penghapusan anggaran ini bukan hanya soal penghematan, tetapi juga bentuk keberpihakan nyata terhadap kepentingan masyarakat luas.



.AY

Via Ekonomi
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Featured Post

Pelantikan Dewan Kebudayaan Kuningan 2026–2030, Bupati Dian Dorong Budaya Jadi Identitas dan Kekuatan Wisata Daerah

Abas- Mei 11, 2026 0
Pelantikan Dewan Kebudayaan Kuningan 2026–2030, Bupati Dian Dorong Budaya Jadi Identitas dan Kekuatan Wisata Daerah
KUNINGAN, ( PK ) — Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar resmi melantik Dewan Kebudayaan Kuningan Masa Bakti 2026–2030 dalam prosesi yang berlangsung di Pendopo …

Most Popular

Bupati Dian Kunjungi Korban Dugaan Pengeroyokan di Cilimus, Minta Pelaku Segera Ditangkap

Bupati Dian Kunjungi Korban Dugaan Pengeroyokan di Cilimus, Minta Pelaku Segera Ditangkap

Mei 11, 2026
KOTI Mahatidana PP Kuningan Kutuk Keras Penganiayaan Anak di Bawah Umur oleh Oknum Suporter

KOTI Mahatidana PP Kuningan Kutuk Keras Penganiayaan Anak di Bawah Umur oleh Oknum Suporter

Mei 11, 2026
300 Juta Belanja Pakaian Dinas DPRD Kuningan Rawan Dugaan Korupsi, Diminta Dibatalkan

300 Juta Belanja Pakaian Dinas DPRD Kuningan Rawan Dugaan Korupsi, Diminta Dibatalkan

Mei 10, 2026

Editor Post

Gelombang Protes Guncang Desa Kalapagunung, Warga Desak Ngabihi Mundur Gara-Gara Kasus Asusila

Gelombang Protes Guncang Desa Kalapagunung, Warga Desak Ngabihi Mundur Gara-Gara Kasus Asusila

September 30, 2025
Karnaval Budaya Hari Jadi Kuningan ke-527 Digelar 5 Oktober

Karnaval Budaya Hari Jadi Kuningan ke-527 Digelar 5 Oktober

September 25, 2025
Rohaman Tunjukkan Kepedulian: Dampingi Kasus Predator Anak Luragung Meski Tengah Pimpin Rapat RAPBD

Rohaman Tunjukkan Kepedulian: Dampingi Kasus Predator Anak Luragung Meski Tengah Pimpin Rapat RAPBD

Oktober 17, 2025

Popular Post

Bupati Dian Kunjungi Korban Dugaan Pengeroyokan di Cilimus, Minta Pelaku Segera Ditangkap

Bupati Dian Kunjungi Korban Dugaan Pengeroyokan di Cilimus, Minta Pelaku Segera Ditangkap

Mei 11, 2026
KOTI Mahatidana PP Kuningan Kutuk Keras Penganiayaan Anak di Bawah Umur oleh Oknum Suporter

KOTI Mahatidana PP Kuningan Kutuk Keras Penganiayaan Anak di Bawah Umur oleh Oknum Suporter

Mei 11, 2026
300 Juta Belanja Pakaian Dinas DPRD Kuningan Rawan Dugaan Korupsi, Diminta Dibatalkan

300 Juta Belanja Pakaian Dinas DPRD Kuningan Rawan Dugaan Korupsi, Diminta Dibatalkan

Mei 10, 2026

Populart Categoris

Pemuda Kuningan

About Us

Pemuda Kuningan berkembang, berkontribusi, dan menjadi agen perubahan..

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

© pemuda kuningan (PK)
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us