Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Post ADS 1

Tag Terpopuler

Diskominfo Kuningan Perluas Digitalisasi Layanan Kesehatan, Dokter RSUD Linggajati Aktifkan TTE

Kamis, 08 Oktober 2026 | 03.01 WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-08T10:01:34Z


KUNINGAN, ( pemudakuningan ) – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kuningan terus memperluas penerapan transformasi digital di lingkungan pemerintahan, termasuk dalam mendukung pelayanan kesehatan.


Salah satunya dilakukan melalui Pelatihan dan Pendampingan Aktivasi Tanda Tangan Elektronik (TTE) bagi dokter dan tenaga kesehatan di RSUD Linggajati Kabupaten Kuningan, yang berlangsung selama dua hari, Kamis–Jumat, 8–9 Oktober 2026.


Kegiatan tersebut diikuti para dokter dan tenaga kesehatan RSUD Linggajati. Selain melakukan proses aktivasi TTE, peserta juga mendapatkan pendampingan mengenai tata cara penggunaan dan pemanfaatan tanda tangan elektronik dalam pelaksanaan tugas kedinasan.


Kepala Bidang Persandian dan Statistik (Santik) Diskominfo Kabupaten Kuningan, Hj. Nia Kurniasih, S.Sos., M.Si., mengatakan penerapan TTE merupakan bagian penting dalam mendorong digitalisasi tata kelola pemerintahan, termasuk di lingkungan rumah sakit.


Menurutnya, penggunaan TTE tidak sekadar menggantikan tanda tangan manual dengan tanda tangan elektronik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun sistem administrasi yang lebih efektif, aman, dan terintegrasi.


“Kita ingin pemanfaatan TTE ini benar-benar bisa membantu teman-teman dokter dan tenaga kesehatan dalam melaksanakan tugasnya. Jadi bukan hanya sekadar aktivasi, tetapi bagaimana TTE ini bisa digunakan secara optimal dalam mendukung proses administrasi dan pelayanan di rumah sakit,” ujar Nia.

 

Dukung Integrasi SIMRS


Nia menjelaskan, pemanfaatan TTE juga dapat mendukung implementasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS), terutama dalam proses pengesahan berbagai dokumen yang membutuhkan tanda tangan dokter maupun tenaga kesehatan.


Dengan penerapan sistem digital, proses administrasi yang sebelumnya membutuhkan dokumen fisik dan penandatanganan manual dapat dilakukan secara elektronik sehingga lebih praktis dan efisien.


“Dengan TTE, proses administrasi yang membutuhkan pengesahan dokter atau tenaga kesehatan dapat dilakukan secara digital. Ini tentu diharapkan bisa mempercepat proses kerja sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap dokumen fisik,” jelasnya.

 

Menurut Nia, digitalisasi administrasi juga menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem pelayanan kesehatan yang semakin terintegrasi. Dokumen yang membutuhkan pengesahan dapat diproses secara elektronik tanpa harus selalu melalui mekanisme pencetakan dan penandatanganan secara konvensional.


Bukan Sekadar Aktivasi


Di sisi lain, Nia menegaskan bahwa aspek keamanan dan keabsahan dokumen elektronik menjadi perhatian dalam penerapan TTE.


Karena itu, kegiatan tersebut tidak hanya difokuskan pada proses aktivasi akun TTE. Para dokter dan tenaga kesehatan juga diberikan pendampingan agar memahami tata cara penggunaan TTE secara benar dan aman dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.


Pendampingan tersebut diharapkan dapat meminimalkan kendala dalam penggunaan TTE sekaligus memastikan teknologi tersebut benar-benar dimanfaatkan dalam proses administrasi di lingkungan RSUD Linggajati.


Diskominfo Kabupaten Kuningan berharap penerapan TTE di RSUD Linggajati dapat terus dikembangkan dan dimanfaatkan secara berkelanjutan sejalan dengan kebutuhan transformasi digital pelayanan publik.


Transformasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada penggunaan teknologi semata, tetapi mampu memberikan dampak nyata terhadap efektivitas kerja aparatur dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.


Dengan semakin luasnya penggunaan TTE, proses administrasi di lingkungan pelayanan kesehatan diharapkan menjadi lebih cepat, efektif, efisien, aman, dan terintegrasi, sehingga tenaga kesehatan dapat lebih optimal dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada pasien.

×
Berita Terbaru Update