Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Post ADS 1

Tag Terpopuler

Pria Berinisial J Datangi Sejumlah Pihak di Kuningan, Bawa Nama BIN, APH hingga Program Revitalisasi Sekolah

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 19.35 WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-25T02:35:39Z


KUNINGAN, ( pemudakuningan ) – Seorang pria berinisial J disebut tengah mendatangi sejumlah pihak di Kabupaten Kuningan dengan mengaku sebagai orang pusat dan memiliki keterkaitan dengan Aparat Penegak Hukum (APH) maupun Badan Intelijen Negara (BIN).


Kehadiran J disebut tidak hanya menyasar satu kalangan. Sejumlah pihak mulai dari mahasiswa, aktivis, anggota DPRD hingga kepala sekolah mengaku pernah ditemui atau dihubungi oleh pria tersebut dalam waktu berbeda.


Maksud kedatangannya pun beragam. Namun, dari sejumlah keterangan yang dihimpun Sabtu (25/10/2026), J disebut sempat menggali informasi mengenai aktivitas mahasiswa, jaringan politik hingga program revitalisasi sekolah yang sedang berjalan di Kabupaten Kuningan.


Seorang mahasiswa mengaku pernah bertemu dengan J di salah satu tempat ngopi. Dalam pertemuan tersebut, J memperkenalkan dirinya sebagai orang pusat dan mengaku sebagai bagian dari BIN.


“Waktu itu saya sempat bertemu dengan dia di salah satu tempat ngopi, dia mengaku orang pusat bahkan bilangnya sih orang BIN,” kata mahasiswa tersebut.


Menurutnya, pembicaraan kemudian mengarah pada aktivitas mahasiswa, termasuk aksi demonstrasi yang saat itu rutin berlangsung di Kuningan.


J bahkan disebut sempat meminta agar aksi tersebut dihentikan.


“Waktu itu kan lagi ada demo yang rutin itu ya, nah dia sempat bilang bisa tidak untuk menghentikannya,” ungkapnya.


Cerita serupa datang dari seorang anggota DPRD Kabupaten Kuningan. Ia mengaku lebih dulu dihubungi J melalui WhatsApp. Dalam komunikasi tersebut, J disebut membawa narasi bahwa dirinya merupakan orang pusat dan memiliki koneksi dengan jaringan partai politik di tingkat pusat.


“Dia hubungi saya mengaku orang pusat atau apa waktu itu, intinya dia seolah orang yang memiliki koneksi ke jaringan partai saya di pusat,” ungkap anggota DPRD tersebut.


Komunikasi itu kemudian berujung pada pertemuan. Dalam kesempatan tersebut, J disebut menyampaikan sejumlah nama yang diklaimnya memiliki hubungan dengan jaringan partai di tingkat pusat.


Namun, ketika informasi tersebut dikonfirmasi kepada pihak-pihak yang disebut, klaim itu justru tidak menemukan titik temu.


“Ya akhirnya bertemu, ia mengaku kenal ini kenal itu yang ada di jaringan partai saya di pusat, tapi ya ketika dikonfirmasi ternyata tidak ada yang kenal dia,” katanya.


Juga terdapat sejumlah kepala sekolah yang mengaku pernah menerima kedatangan pria tersebut. Mereka merupakan kepala sekolah yang sekolahnya tengah mendapatkan program revitalisasi.


Kepada kepala sekolah, J disebut membicarakan program revitalisasi yang sedang berjalan. Dalam pertemuan itu, ia kembali menyebut dirinya sebagai orang pusat dan mengaku memiliki tugas di salah satu institusi penegakan hukum yang berada di Kabupaten Kuningan.


“Dia ngakunya orang pusat, kantornya ada di Kuningan,” ungkap salah seorang kepala sekolah.


Rangkaian informasi tersebut kemudian dikonfirmasi kepada institusi yang disebut-sebut oleh J.


Hasilnya, pihak institusi justru membantah bahwa J merupakan bagian dari lembaga tersebut. Institusi itu menyatakan J merupakan masyarakat sipil dan namanya tidak tercatat sebagai anggota maupun bagian dari institusi yang dimaksud.


Keterangan tersebut membuat status J menjadi pertanyaan. Terlebih, sejumlah pihak mengaku menerima kedatangan J setelah sebelumnya yang bersangkutan memperkenalkan diri dengan membawa nama institusi maupun jaringan di tingkat pusat.


Di sisi lain, maksud dan tujuan J mendatangi sejumlah pihak di Kuningan hingga kini belum diketahui secara terang. Redaksi masih berupaya mendapatkan klarifikasi langsung dari J terkait berbagai keterangan tersebut.


“Kami sudah memastikan bahwa yang bersangkutan bukan bagian dari institusi kami. J merupakan masyarakat sipil dan namanya tidak tercatat sebagai bagian dari institusi tersebut,” tegas pihak institusi yang dikonfirmasi.

×
Berita Terbaru Update