Telusuri
24 C
id
  • Sign in / Join
  • Blog
  • Forums
Pemuda Kuningan
Buy template blogger
  • News
  • Eksekutif
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Budaya
    • Wisata
  • Politik
    • Video
  • Olahraga
  • Video
  • Featured
    • Home - Homepage
    • Home - Post Single
    • Home - Post Label
    • Home - Post Search
    • Home - Post Archive
    • Home - Eror 404
    • RTL LanguageNew
    • ChangelogNew
Pemuda Kuningan
Telusuri
Beranda Headline kesehatan News Fenomena Kesehatan Fisik dan Mental Pejabat Publik Jadi Sorotan
Headline kesehatan News

Fenomena Kesehatan Fisik dan Mental Pejabat Publik Jadi Sorotan

Abas
Abas
27 Feb, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


KUNINGAN, ( PK ) – Isu kesehatan fisik dan mental pejabat publik kembali menjadi perbincangan di tengah masyarakat. Dalam beberapa waktu terakhir, muncul sorotan mengenai tingginya tekanan yang dihadapi para pejabat, termasuk di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuningan dan lembaga legislatif seperti Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kuningan.


Sejumlah pengamat menilai, jabatan publik dengan beban tanggung jawab besar, sorotan masyarakat, hingga dinamika politik internal dapat berdampak terhadap kondisi psikologis maupun kesehatan fisik pejabat.


Tekanan Jabatan dan Post-Power Syndrome


Salah satu kondisi yang kerap dibahas adalah fenomena post-power syndrome, yakni kondisi emosional yang muncul setelah seseorang kehilangan jabatan atau kekuasaan. Gejalanya bisa berupa kecemasan, perasaan tidak stabil, hingga depresi akibat perubahan status sosial dan berkurangnya pengaruh.


Tekanan juga dapat meningkat ketika pejabat menghadapi kritik keras, demonstrasi, atau persoalan hukum. Situasi tersebut, jika tidak dikelola dengan baik, berpotensi memicu gangguan mental yang lebih serius.


Megalomania dan Krisis Identitas


Dalam perspektif psikologi, megalomania merujuk pada kecenderungan delusi kebesaran atau kebutuhan berlebihan akan pengakuan. Sikap ini dinilai dapat memengaruhi kualitas kepemimpinan apabila tidak diimbangi dengan kontrol diri dan mekanisme evaluasi yang sehat.


Sementara itu, depresi dan stres kronis juga menjadi risiko nyata akibat beban kerja tinggi serta tanggung jawab administratif yang kompleks.


Risiko Penyakit Fisik


Dari sisi kesehatan fisik, tekanan berkepanjangan kerap dikaitkan dengan meningkatnya risiko gangguan kardiovaskular seperti hipertensi, trigliserida tinggi, penyakit jantung, hingga stroke. Gaya hidup sedentari dan minim olahraga turut memperbesar potensi tersebut.


Selain itu, gangguan lambung seperti refluks asam lambung (GERD) juga sering muncul sebagai dampak stres berkepanjangan.


Integritas dan Etika Publik


Di luar aspek medis, pengamat tata kelola pemerintahan menilai pentingnya menjaga integritas sebagai fondasi utama jabatan publik. Dalam diskursus publik, praktik korupsi sering disebut sebagai “penyakit moral” karena merusak kepercayaan masyarakat dan tata kelola keuangan daerah.


Pengawasan terhadap penyelenggaraan negara sendiri berada di bawah kewenangan aparat penegak hukum seperti Komisi Pemberantasan Korupsi dan Kejaksaan Agung Republik Indonesia.


Pentingnya Pencegahan dan Refleksi


Sejumlah kalangan mendorong agar pejabat publik lebih memperhatikan kesehatan fisik dan mental melalui manajemen stres, olahraga rutin, konseling psikologis, serta penguatan nilai-nilai etika dan spiritualitas.


“Jabatan adalah amanah. Selain kompetensi, kesehatan dan integritas menjadi kunci agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal,” ujar seorang pemerhati kebijakan publik di Kuningan.


Dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya kesehatan mental dan fisik di kalangan pejabat, diharapkan tata kelola pemerintahan daerah dapat berjalan lebih profesional, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.



.AY ( PK )

Via Headline
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Featured Post

OSCC Gelar Bagi-Bagi Takjil di Depan Terminal Kertawangunan, Minggu 1 Maret 2026

Abas- Februari 26, 2026 0
OSCC Gelar Bagi-Bagi Takjil di Depan Terminal Kertawangunan, Minggu 1 Maret 2026
KUNINGAN, ( PK ) — Komunitas Owner Suzuki Carry Ciremai (OSCC) akan menggelar kegiatan sosial bertajuk “Bagi-bagi Takjil” pada Minggu, 1 Maret 2026. Aksi berb…

Most Popular

Warga HHBK Sudah Terverifikasi, Jangan Terus Dimarginalkan, Beri Ruang Kerjasama

Warga HHBK Sudah Terverifikasi, Jangan Terus Dimarginalkan, Beri Ruang Kerjasama

Februari 20, 2026
Polemik Insentif Guru sebagai kordinator disekolah penerima Program MBG : Antara Tanggung Jawab dan Pembungkaman Suara Orang Tua

Polemik Insentif Guru sebagai kordinator disekolah penerima Program MBG : Antara Tanggung Jawab dan Pembungkaman Suara Orang Tua

Februari 26, 2026
KSPSI Kuningan Menolak Perbudakan Modern Berkedok Outsourcing

KSPSI Kuningan Menolak Perbudakan Modern Berkedok Outsourcing

Februari 22, 2026

Editor Post

Gelombang Protes Guncang Desa Kalapagunung, Warga Desak Ngabihi Mundur Gara-Gara Kasus Asusila

Gelombang Protes Guncang Desa Kalapagunung, Warga Desak Ngabihi Mundur Gara-Gara Kasus Asusila

September 30, 2025
Karnaval Budaya Hari Jadi Kuningan ke-527 Digelar 5 Oktober

Karnaval Budaya Hari Jadi Kuningan ke-527 Digelar 5 Oktober

September 25, 2025
Kuningan Fair Tinggalkan Sampah, H+4 Masih Menumpuk — Ade Kurniawan (Huma) Desak Pemerintah Jangan Cuci Tangan!

Kuningan Fair Tinggalkan Sampah, H+4 Masih Menumpuk — Ade Kurniawan (Huma) Desak Pemerintah Jangan Cuci Tangan!

September 13, 2025

Popular Post

Warga HHBK Sudah Terverifikasi, Jangan Terus Dimarginalkan, Beri Ruang Kerjasama

Warga HHBK Sudah Terverifikasi, Jangan Terus Dimarginalkan, Beri Ruang Kerjasama

Februari 20, 2026
Polemik Insentif Guru sebagai kordinator disekolah penerima Program MBG : Antara Tanggung Jawab dan Pembungkaman Suara Orang Tua

Polemik Insentif Guru sebagai kordinator disekolah penerima Program MBG : Antara Tanggung Jawab dan Pembungkaman Suara Orang Tua

Februari 26, 2026
KSPSI Kuningan Menolak Perbudakan Modern Berkedok Outsourcing

KSPSI Kuningan Menolak Perbudakan Modern Berkedok Outsourcing

Februari 22, 2026

Populart Categoris

Pemuda Kuningan

About Us

Pemuda Kuningan berkembang, berkontribusi, dan menjadi agen perubahan..

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

© pemuda kuningan (PK)
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us