Telusuri
24 C
id
  • Sign in / Join
  • Blog
  • Forums
Pemuda Kuningan
Buy template blogger
  • News
  • Eksekutif
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Budaya
    • Wisata
  • Politik
    • Video
  • Olahraga
  • Video
  • Featured
    • Home - Homepage
    • Home - Post Single
    • Home - Post Label
    • Home - Post Search
    • Home - Post Archive
    • Home - Eror 404
    • RTL LanguageNew
    • ChangelogNew
Pemuda Kuningan
Telusuri
Beranda Headline News OKP Banjir Luapan Drainase Lereng Ciremai Desa Cisantana: Kegagalan Tata Kelola Pembangunan Kabupaten Kuningan
Headline News OKP

Banjir Luapan Drainase Lereng Ciremai Desa Cisantana: Kegagalan Tata Kelola Pembangunan Kabupaten Kuningan

Abas
Abas
24 Mei, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


KUNINGAN, ( PK ) - Kami menanggapi video viral banjir di kawasan lereng Gunung Ciremai, Desa Cisantana yang beredar akhir-akhir ini. Fakta di lapangan bukan banjir bandang, melainkan banjir luapan saat hujan deras. Tapi jangan salah, luapan ini bukan genangan biasa. Arusnya deras, sangat membahayakan, dan menjadi bukti nyata bahwa kawasan resapan di hulu sudah berkurang parah.


      Pemerintah Kabupaten Kuningan Tidak Mampu Menata Pembangunan di Kawasan Lereng


Temuan di lapangan dari Dinas PUTR sendiri jelas: saluran drainase sangat kecil dan itu pun dipenuhi selang-selang saluran air milik masyarakat. Ini terjadi karena tidak ada penataan dan pengawasan sejak awal.


Yang terjadi adalah ironi tata kelola: jalan diperlebar, tapi drainase malah dipersempit. Pembangunan dikejar, tapi fungsi saluran air diabaikan. Akibatnya, setiap hujan deras air tidak punya jalur keluar. Ia meluap, menghantam pemukiman, dan berubah jadi aliran deras yang membahayakan warga.


      Dari Pemdes Sampai Pemda Gagal Menciptakan Tata Kelola yang Benar


Jika dari tingkat desa sampai pemerintah daerah tidak bisa memastikan pembangunan berjalan sesuai fungsi lingkungan dan keselamatan publik, maka kita sedang dibiarkan berjalan tanpa arah. Eksploitasi dan alih fungsi lahan di kawasan lereng dibiarkan, sementara infrastruktur dasar seperti drainase tidak pernah jadi prioritas.


Ini alarm serius. Jika di gunung saja tata air sudah jebol, bayangkan nasib kami yang ada di hilir. Yang di atas hari ini bebas membuang air sembarangan, yang di bawah besok yang menerima dampaknya.


Tuntutan Kami Tegas


- Hentikan pembiaran terhadap pembangunan yang mengabaikan fungsi drainase dan resapan air di kawasan lereng Ciremai.

- Evaluasi dan perbaiki seluruh saluran drainase di Desa Cisantana. Perbesar kapasitasnya dan tertibkan penggunaan liar berupa selang-selang yang menyumbat aliran.

- Cabut izin dan hentikan proyek yang memperlebar jalan tapi mempersempit atau menutup saluran air.

- Buka transparansi perencanaan tata ruang dan pembangunan kepada publik. Jangan biarkan keputusan teknis yang membahayakan warga diambil diam-diam.


Pemerintah ada untuk memastikan pembangunan tidak berbalik menjadi ancaman. Ketika drainase kecil, tersumbat, dan tidak berfungsi, itu bukan salah hujan. Itu salah tata kelola.


.AY

Via Headline
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Featured Post

10 Miliar Dugaan Dana BOS Bermasalah Diperiksa Irjen Dikdasmen, Eks Kepala Dinas Pendidikan Kuningan Terancam Dipenjara

Abas- Juli 06, 2026 0
10 Miliar Dugaan Dana BOS Bermasalah Diperiksa Irjen Dikdasmen, Eks Kepala Dinas Pendidikan Kuningan Terancam Dipenjara
KUNINGAN, ( PK ) – Dugaan penyimpangan dalam tata kelola keuangan dan penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di Kabupaten Kuningan kini menjadi per…

Most Popular

Diduga Memalsukan Dokumen Dapodik dalam Pengangkatan PPPK, Oknum Guru SDN 1 Cijemit Kecamatan Ciniru Terancam Dipenjara

Diduga Memalsukan Dokumen Dapodik dalam Pengangkatan PPPK, Oknum Guru SDN 1 Cijemit Kecamatan Ciniru Terancam Dipenjara

Juli 01, 2026
9 Miliar Anggaran Honorarium Seminar, Ajakan Membangun Peradaban Bupati Kuningan Dinilai Sekadar Retorika

9 Miliar Anggaran Honorarium Seminar, Ajakan Membangun Peradaban Bupati Kuningan Dinilai Sekadar Retorika

Juni 25, 2026
3,6 Miliar Temuan BPK Kembali Terjadi pada Dinas Pendidikan, Bupati Kuningan Copot Pejabat Pengguna Anggaran

3,6 Miliar Temuan BPK Kembali Terjadi pada Dinas Pendidikan, Bupati Kuningan Copot Pejabat Pengguna Anggaran

Juli 05, 2026

Editor Post

Diduga Memalsukan Dokumen Dapodik dalam Pengangkatan PPPK, Oknum Guru SDN 1 Cijemit Kecamatan Ciniru Terancam Dipenjara

Diduga Memalsukan Dokumen Dapodik dalam Pengangkatan PPPK, Oknum Guru SDN 1 Cijemit Kecamatan Ciniru Terancam Dipenjara

Juli 01, 2026
Gelombang Protes Guncang Desa Kalapagunung, Warga Desak Ngabihi Mundur Gara-Gara Kasus Asusila

Gelombang Protes Guncang Desa Kalapagunung, Warga Desak Ngabihi Mundur Gara-Gara Kasus Asusila

September 30, 2025
Karnaval Budaya Hari Jadi Kuningan ke-527 Digelar 5 Oktober

Karnaval Budaya Hari Jadi Kuningan ke-527 Digelar 5 Oktober

September 25, 2025

Popular Post

Diduga Memalsukan Dokumen Dapodik dalam Pengangkatan PPPK, Oknum Guru SDN 1 Cijemit Kecamatan Ciniru Terancam Dipenjara

Diduga Memalsukan Dokumen Dapodik dalam Pengangkatan PPPK, Oknum Guru SDN 1 Cijemit Kecamatan Ciniru Terancam Dipenjara

Juli 01, 2026
9 Miliar Anggaran Honorarium Seminar, Ajakan Membangun Peradaban Bupati Kuningan Dinilai Sekadar Retorika

9 Miliar Anggaran Honorarium Seminar, Ajakan Membangun Peradaban Bupati Kuningan Dinilai Sekadar Retorika

Juni 25, 2026
3,6 Miliar Temuan BPK Kembali Terjadi pada Dinas Pendidikan, Bupati Kuningan Copot Pejabat Pengguna Anggaran

3,6 Miliar Temuan BPK Kembali Terjadi pada Dinas Pendidikan, Bupati Kuningan Copot Pejabat Pengguna Anggaran

Juli 05, 2026

Populart Categoris

Pemuda Kuningan

About Us

Pemuda Kuningan berkembang, berkontribusi, dan menjadi agen perubahan..

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

© pemuda kuningan (PK)
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us