Kolaborasi Warga dan TNI-Polri Pulihkan Jalan Longsor di Desa Cimulya
KUNINGAN, ( PK ) — Akses jalan yang menghubungkan Dusun I Pahing RT 006 RW 002 Desa Cimulya, Kecamatan Cimahi, Kabupaten Kuningan, dengan SMPN 1 Cimahi yang sebelumnya tertutup material longsor, kini kembali dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Pemulihan akses ini merupakan hasil gotong royong antara aparat dan warga setempat.
Kegiatan kerja bakti melibatkan Babinsa Desa Cimulya Sertu Edi Kurniadi, Bhabinkamtibmas Bripka Tisna, perangkat pemerintah desa, serta masyarakat sekitar. Mereka bersama-sama membersihkan material tanah dan bebatuan yang menutup badan jalan akibat longsor yang terjadi setelah hujan dengan intensitas cukup tinggi dalam beberapa waktu terakhir.
Sertu Edi Kurniadi menjelaskan, pembukaan akses jalan menjadi prioritas karena jalur tersebut merupakan penghubung penting bagi aktivitas warga, termasuk akses utama para pelajar menuju SMPN 1 Cimahi.
“Kami tidak bisa membiarkan akses ini terhalang terlalu lama. Jalan ini dipakai setiap hari oleh masyarakat dan siswa sekolah. Kolaborasi antara aparat dan warga menjadi kunci agar pekerjaan cepat selesai,” ujarnya.
Menurutnya, semangat kebersamaan masyarakat terlihat jelas sejak awal kegiatan. Warga dengan sukarela membawa peralatan seadanya seperti cangkul, sekop, dan gerobak untuk mempercepat proses pembersihan. Dalam waktu relatif singkat, material longsoran berhasil disingkirkan hingga badan jalan kembali bisa dilalui dengan aman.
Bhabinkamtibmas Bripka Tisna turut mengapresiasi partisipasi warga. Ia menilai gotong royong menjadi kekuatan utama dalam menghadapi situasi darurat di lingkungan desa. Selain mempercepat penanganan, kegiatan tersebut juga mempererat hubungan antara aparat dan masyarakat.
Pemerintah desa setempat mengimbau warga tetap waspada, terutama saat curah hujan tinggi yang berpotensi memicu longsor susulan. Warga diminta segera melapor jika melihat tanda-tanda pergerakan tanah atau kondisi tebing yang rawan.
Dengan kembali terbukanya akses jalan ini, aktivitas masyarakat dan kegiatan belajar mengajar para siswa kini dapat berjalan normal. Warga berharap adanya langkah lanjutan seperti pembuatan drainase atau penguatan tebing untuk meminimalkan risiko longsor di kemudian hari.
.AY



Posting Komentar