Penasihat Kementerian Kehutanan Tinjau Langsung Zona Tradisional TNGC di Desa Setianegara
Kuningan, pemudakuningan.id – Penasihat Kementerian Kehutanan melakukan kunjungan lapangan ke kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), tepatnya di zona tradisional Desa Setianegara, Kabupaten Kuningan. Kunjungan tersebut didampingi oleh jajaran Balai TNGC Kuningan serta Kelompok Tani Hutan (KTH) Ciayumajakuning.
Dalam suasana lapangan yang asri di tengah tegakan hutan pinus, rombongan berdialog langsung dengan para petani hutan yang selama ini memanfaatkan hasil hutan bukan kayu (HHBK) secara terbatas dan berkelanjutan. Para anggota KTH tampak menjelaskan pola tanam, sistem pemeliharaan, serta bentuk pemanfaatan yang tetap mengacu pada ketentuan zona tradisional taman nasional.
Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan bahwa pemanfaatan kawasan tetap berjalan sesuai prinsip konservasi, tanpa mengabaikan aspek kesejahteraan masyarakat sekitar hutan. Penasihat Kementerian Kehutanan menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga keseimbangan antara pelestarian dan pemberdayaan ekonomi.
“Zona tradisional adalah ruang yang diberikan negara kepada masyarakat untuk tetap bisa hidup berdampingan dengan kawasan konservasi. Namun pemanfaatannya harus tertib, terukur, dan berkelanjutan,” ujarnya saat berdialog dengan kelompok tani.
Balai TNGC Kuningan menjelaskan bahwa pihaknya terus melakukan pendampingan kepada KTH, mulai dari aspek legalitas, perencanaan pemanfaatan lahan, hingga penguatan kelembagaan kelompok. Pendampingan tersebut dilakukan agar aktivitas masyarakat tidak keluar dari koridor hukum dan tetap menjaga fungsi ekologis kawasan.
Sementara itu, perwakilan KTH Ciayumajakuning menyampaikan bahwa keberadaan zona tradisional memberikan harapan bagi masyarakat desa penyangga. Selain membantu menopang ekonomi keluarga, kegiatan tersebut juga mendorong masyarakat untuk lebih aktif menjaga kelestarian hutan dari ancaman perambahan dan kerusakan.
Kunjungan ini diharapkan menjadi momentum penguatan sinergi antara Kementerian Kehutanan, Balai TNGC, dan masyarakat lokal dalam mengelola kawasan secara berkelanjutan. Dengan pendekatan kolaboratif, kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai tidak hanya menjadi simbol konservasi, tetapi juga ruang hidup yang memberikan manfaat nyata bagi warga Desa Setianegara dan sekitarnya.
.AY



Posting Komentar