Telusuri
24 C
id
  • Sign in / Join
  • Blog
  • Forums
Pemuda Kuningan
Buy template blogger
  • News
  • Eksekutif
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Budaya
    • Wisata
  • Politik
    • Video
  • Olahraga
  • Video
  • Featured
    • Home - Homepage
    • Home - Post Single
    • Home - Post Label
    • Home - Post Search
    • Home - Post Archive
    • Home - Eror 404
    • RTL LanguageNew
    • ChangelogNew
Pemuda Kuningan
Telusuri
Beranda Ekonomi Eksekutif News OKP pertanian Penasihat Kementerian Kehutanan Tinjau Langsung Zona Tradisional TNGC di Desa Setianegara
Ekonomi Eksekutif News OKP pertanian

Penasihat Kementerian Kehutanan Tinjau Langsung Zona Tradisional TNGC di Desa Setianegara

Abas
Abas
11 Feb, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


Kuningan, pemudakuningan.id – Penasihat Kementerian Kehutanan melakukan kunjungan lapangan ke kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), tepatnya di zona tradisional Desa Setianegara, Kabupaten Kuningan. Kunjungan tersebut didampingi oleh jajaran Balai TNGC Kuningan serta Kelompok Tani Hutan (KTH) Ciayumajakuning.


Dalam suasana lapangan yang asri di tengah tegakan hutan pinus, rombongan berdialog langsung dengan para petani hutan yang selama ini memanfaatkan hasil hutan bukan kayu (HHBK) secara terbatas dan berkelanjutan. Para anggota KTH tampak menjelaskan pola tanam, sistem pemeliharaan, serta bentuk pemanfaatan yang tetap mengacu pada ketentuan zona tradisional taman nasional.


Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan bahwa pemanfaatan kawasan tetap berjalan sesuai prinsip konservasi, tanpa mengabaikan aspek kesejahteraan masyarakat sekitar hutan. Penasihat Kementerian Kehutanan menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga keseimbangan antara pelestarian dan pemberdayaan ekonomi.


“Zona tradisional adalah ruang yang diberikan negara kepada masyarakat untuk tetap bisa hidup berdampingan dengan kawasan konservasi. Namun pemanfaatannya harus tertib, terukur, dan berkelanjutan,” ujarnya saat berdialog dengan kelompok tani.





Balai TNGC Kuningan menjelaskan bahwa pihaknya terus melakukan pendampingan kepada KTH, mulai dari aspek legalitas, perencanaan pemanfaatan lahan, hingga penguatan kelembagaan kelompok. Pendampingan tersebut dilakukan agar aktivitas masyarakat tidak keluar dari koridor hukum dan tetap menjaga fungsi ekologis kawasan.


Sementara itu, perwakilan KTH Ciayumajakuning menyampaikan bahwa keberadaan zona tradisional memberikan harapan bagi masyarakat desa penyangga. Selain membantu menopang ekonomi keluarga, kegiatan tersebut juga mendorong masyarakat untuk lebih aktif menjaga kelestarian hutan dari ancaman perambahan dan kerusakan.


Kunjungan ini diharapkan menjadi momentum penguatan sinergi antara Kementerian Kehutanan, Balai TNGC, dan masyarakat lokal dalam mengelola kawasan secara berkelanjutan. Dengan pendekatan kolaboratif, kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai tidak hanya menjadi simbol konservasi, tetapi juga ruang hidup yang memberikan manfaat nyata bagi warga Desa Setianegara dan sekitarnya.




.AY

Via Ekonomi
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Featured Post

Wakil Ketua DPR RI Dukung Gerakan Nasional Stop Bullying, Film “Aku Bukan Musuhmu tapi Aku Sahabatmu” Hadir Selamatkan Masa Depan Generasi

Abas- Agustus 12, 2026 0
Wakil Ketua DPR RI Dukung Gerakan Nasional Stop Bullying, Film “Aku Bukan Musuhmu tapi Aku Sahabatmu” Hadir Selamatkan Masa Depan Generasi
KUNINGAN, ( PK ) – Gerakan Nasional Stop Bullying atau Stop Perundungan terus mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat. Salah satunya datang dari Wak…

Most Popular

Setahun Berdiri, Yonif TP 839/Satria Abyakta Kian Dekat dengan Masyarakat Kuningan

Setahun Berdiri, Yonif TP 839/Satria Abyakta Kian Dekat dengan Masyarakat Kuningan

Agustus 11, 2026
1.169 Mahasiswa KKN Uniku 2026 Dilepas, Bupati Dian: Hadirkan Inovasi Sederhana yang Berdampak untuk Desa

1.169 Mahasiswa KKN Uniku 2026 Dilepas, Bupati Dian: Hadirkan Inovasi Sederhana yang Berdampak untuk Desa

Juli 12, 2026
Bupati Dian Pantau Langsung Kebakaran TPSA Ciniru, Api Dikhawatirkan Merambah Perkebunan Warga

Bupati Dian Pantau Langsung Kebakaran TPSA Ciniru, Api Dikhawatirkan Merambah Perkebunan Warga

Agustus 12, 2026

Editor Post

Diduga Memalsukan Dokumen Dapodik dalam Pengangkatan PPPK, Oknum Guru SDN 1 Cijemit Kecamatan Ciniru Terancam Dipenjara

Diduga Memalsukan Dokumen Dapodik dalam Pengangkatan PPPK, Oknum Guru SDN 1 Cijemit Kecamatan Ciniru Terancam Dipenjara

Juli 01, 2026
Gelombang Protes Guncang Desa Kalapagunung, Warga Desak Ngabihi Mundur Gara-Gara Kasus Asusila

Gelombang Protes Guncang Desa Kalapagunung, Warga Desak Ngabihi Mundur Gara-Gara Kasus Asusila

September 30, 2025
3,1 Miliar Penggunaan Kas GU Disdik Tanpa SPJ, Eks Kadis Pendidikan Diperiksa Kejaksaan

3,1 Miliar Penggunaan Kas GU Disdik Tanpa SPJ, Eks Kadis Pendidikan Diperiksa Kejaksaan

Juli 12, 2026

Popular Post

Setahun Berdiri, Yonif TP 839/Satria Abyakta Kian Dekat dengan Masyarakat Kuningan

Setahun Berdiri, Yonif TP 839/Satria Abyakta Kian Dekat dengan Masyarakat Kuningan

Agustus 11, 2026
1.169 Mahasiswa KKN Uniku 2026 Dilepas, Bupati Dian: Hadirkan Inovasi Sederhana yang Berdampak untuk Desa

1.169 Mahasiswa KKN Uniku 2026 Dilepas, Bupati Dian: Hadirkan Inovasi Sederhana yang Berdampak untuk Desa

Juli 12, 2026
Bupati Dian Pantau Langsung Kebakaran TPSA Ciniru, Api Dikhawatirkan Merambah Perkebunan Warga

Bupati Dian Pantau Langsung Kebakaran TPSA Ciniru, Api Dikhawatirkan Merambah Perkebunan Warga

Agustus 12, 2026

Populart Categoris

Pemuda Kuningan

About Us

Pemuda Kuningan berkembang, berkontribusi, dan menjadi agen perubahan..

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

© pemuda kuningan (PK)
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us