Telusuri
24 C
id
  • Sign in / Join
  • Blog
  • Forums
Pemuda Kuningan
Buy template blogger
  • News
  • Eksekutif
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Budaya
    • Wisata
  • Politik
    • Video
  • Olahraga
  • Video
  • Featured
    • Home - Homepage
    • Home - Post Single
    • Home - Post Label
    • Home - Post Search
    • Home - Post Archive
    • Home - Eror 404
    • RTL LanguageNew
    • ChangelogNew
Pemuda Kuningan
Telusuri
Beranda Headline kesehatan News Dua Kali dalam Sepekan Dikeluhkan : Roti Berjamur, Ayam Ungkep Berbau dan Tahu Berjamur, Distribusi Makanan MBG dari SPPG Sangkanpark Dipertanyakan
Headline kesehatan News

Dua Kali dalam Sepekan Dikeluhkan : Roti Berjamur, Ayam Ungkep Berbau dan Tahu Berjamur, Distribusi Makanan MBG dari SPPG Sangkanpark Dipertanyakan

Abas
Abas
13 Mar, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


KUNINGAN, ( PK ) – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang seharusnya menjamin asupan makanan sehat bagi penerima manfaat justru memunculkan persoalan serius di lapangan. Dalam waktu hanya dua hari, penerima manfaat kembali menemukan makanan yang diduga tidak layak konsumsi.


Keluhan pertama muncul pada Rabu, 11 Maret 2026, ketika penerima manfaat menemukan roti yang sudah berjamur di dalam paket makanan yang dibagikan. Temuan tersebut sempat memicu kekhawatiran terkait kualitas makanan yang disalurkan.


Namun persoalan belum berhenti. Dua hari kemudian, Jumat (13/3/2026), keluhan kembali muncul. Kali ini penerima manfaat mengaku menerima ayam ungkep yang mengeluarkan bau tidak sedap serta tahu yang terlihat sudah berjamur.


Temuan yang terjadi dalam waktu berdekatan ini memunculkan pertanyaan serius mengenai standar pengolahan, penyimpanan, hingga distribusi makanan dalam program MBG.


Sejumlah penerima manfaat menilai kejadian berulang tersebut tidak bisa dianggap sebagai persoalan kecil atau sekadar kesalahan teknis. Sebab, makanan yang dibagikan merupakan konsumsi langsung bagi masyarakat.


“Kalau sudah berjamur atau bau, tentu tidak berani dimakan. Kami khawatir malah menimbulkan masalah kesehatan,” ujar salah seorang penerima manfaat.



Sorotan pun mengarah pada SPPG Sangkanpark, yang disebut sebagai pihak yang menangani penyediaan makanan dalam program tersebut. Publik mulai mempertanyakan sistem pengawasan kualitas makanan, mulai dari bahan baku, proses memasak, penyimpanan, hingga distribusi kepada penerima manfaat.


Dalam program penyediaan makanan massal, standar keamanan pangan seharusnya menjadi prioritas utama. Makanan harus dipastikan masih segar, higienis, serta aman dikonsumsi ketika sampai ke tangan penerima manfaat.


Jika dalam waktu berdekatan ditemukan roti berjamur, ayam berbau, hingga tahu yang tidak layak konsumsi, muncul dugaan adanya kelalaian dalam proses penanganan makanan.


Menanggapi laporan tersebut, pihak SPPG Sangkanpark menyampaikan akan melakukan penelusuran terhadap makanan yang didistribusikan.


Dalam tanggapan yang diterima, pihak SPPG menyatakan akan mengecek apakah temuan tersebut terjadi secara luas atau hanya pada sebagian paket makanan.


“Siap pak, terima kasih infonya. Saya coba telusuri apakah yang lain banyak yang bau juga. Kalau memang bau sebaiknya tidak dikonsumsi,” tulis pihak SPPG.


Pihak SPPG juga menyampaikan kemungkinan akan memberikan kompensasi atau penggantian makanan apabila terbukti terdapat makanan yang tidak layak.


“Paling nanti kami usahakan kompensasi penggantinya pak,” lanjutnya.


Meski demikian, tanggapan tersebut justru memunculkan pertanyaan baru di masyarakat. Bagaimana makanan yang diduga sudah rusak bisa lolos hingga sampai ke penerima manfaat?


Jika tidak ada kontrol kualitas yang ketat sebelum distribusi, maka kejadian serupa berpotensi terus berulang.


Program MBG sendiri digagas untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat. Namun tanpa pengawasan yang kuat, program yang bertujuan baik tersebut justru berisiko menimbulkan persoalan baru, bahkan dapat mengancam kesehatan penerima manfaat.


Sejumlah pihak kini mendorong agar instansi terkait melakukan pemeriksaan langsung terhadap sistem pengolahan dan distribusi makanan di SPPG Sangkanpark, guna memastikan apakah kejadian ini murni kesalahan teknis atau terdapat kelalaian yang lebih serius.


Masyarakat berharap ada transparansi dan evaluasi menyeluruh, agar program yang dibiayai untuk kepentingan publik benar-benar memberikan manfaat, bukan justru menghadirkan risiko bagi penerima manfaatnya.



.AY

Via Headline
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Featured Post

Dua Kali dalam Sepekan Dikeluhkan : Roti Berjamur, Ayam Ungkep Berbau dan Tahu Berjamur, Distribusi Makanan MBG dari SPPG Sangkanpark Dipertanyakan

Abas- Maret 13, 2026 0
Dua Kali dalam Sepekan Dikeluhkan : Roti Berjamur, Ayam Ungkep Berbau dan Tahu Berjamur, Distribusi Makanan MBG dari SPPG Sangkanpark Dipertanyakan
KUNINGAN, ( PK ) – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang seharusnya menjamin asupan makanan sehat bagi penerima manfaat justru memunculkan persoalan serius …

Most Popular

PAC Pemuda Pancasila Cigandamekar Gelar Aksi Berbagi Takjil, Perkuat Konsolidasi Menuju RPP 2027

PAC Pemuda Pancasila Cigandamekar Gelar Aksi Berbagi Takjil, Perkuat Konsolidasi Menuju RPP 2027

Maret 08, 2026
MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Kuningan Bagikan 2.000 Takjil kepada Pengguna Jalan

MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Kuningan Bagikan 2.000 Takjil kepada Pengguna Jalan

Maret 07, 2026
Warga Desa Babakanjati Ajukan Petisi Malam Hari, Soroti Kinerja Aparat Pemerintahan Desa

Warga Desa Babakanjati Ajukan Petisi Malam Hari, Soroti Kinerja Aparat Pemerintahan Desa

Maret 11, 2026

Editor Post

Gelombang Protes Guncang Desa Kalapagunung, Warga Desak Ngabihi Mundur Gara-Gara Kasus Asusila

Gelombang Protes Guncang Desa Kalapagunung, Warga Desak Ngabihi Mundur Gara-Gara Kasus Asusila

September 30, 2025
Karnaval Budaya Hari Jadi Kuningan ke-527 Digelar 5 Oktober

Karnaval Budaya Hari Jadi Kuningan ke-527 Digelar 5 Oktober

September 25, 2025
Kuningan Fair Tinggalkan Sampah, H+4 Masih Menumpuk — Ade Kurniawan (Huma) Desak Pemerintah Jangan Cuci Tangan!

Kuningan Fair Tinggalkan Sampah, H+4 Masih Menumpuk — Ade Kurniawan (Huma) Desak Pemerintah Jangan Cuci Tangan!

September 13, 2025

Popular Post

PAC Pemuda Pancasila Cigandamekar Gelar Aksi Berbagi Takjil, Perkuat Konsolidasi Menuju RPP 2027

PAC Pemuda Pancasila Cigandamekar Gelar Aksi Berbagi Takjil, Perkuat Konsolidasi Menuju RPP 2027

Maret 08, 2026
MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Kuningan Bagikan 2.000 Takjil kepada Pengguna Jalan

MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Kuningan Bagikan 2.000 Takjil kepada Pengguna Jalan

Maret 07, 2026
Warga Desa Babakanjati Ajukan Petisi Malam Hari, Soroti Kinerja Aparat Pemerintahan Desa

Warga Desa Babakanjati Ajukan Petisi Malam Hari, Soroti Kinerja Aparat Pemerintahan Desa

Maret 11, 2026

Populart Categoris

Pemuda Kuningan

About Us

Pemuda Kuningan berkembang, berkontribusi, dan menjadi agen perubahan..

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

© pemuda kuningan (PK)
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us