Warga Soroti Janji Fasum dan Fasos Kuningan City View yang Tak Kunjung Terwujud, Malah Muncul Dapur MBG
KUNINGAN, ( PK ) – Sejumlah warga Perumahan Kuningan City View mengeluhkan belum terealisasinya fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) yang dijanjikan pengembang sejak awal pembangunan perumahan tersebut pada sekitar tahun 2005. Setelah lebih dari dua dekade berlalu, warga menilai berbagai janji yang pernah disampaikan pengembang hingga kini belum memberikan kepastian yang jelas.
Salah seorang warga mengungkapkan kekecewaannya terhadap kondisi tersebut. Menurutnya, sejak membeli rumah, warga terus mendengar rencana penyediaan berbagai fasilitas penunjang lingkungan, namun realisasinya belum terlihat secara nyata.
"Dari tahun 2005 sampai sekarang fasum dan fasos yang dijanjikan tidak ada realisasinya. Kami sebagai warga hanya terus mendengar janji," ujarnya.
Yang menjadi sorotan warga saat ini adalah keberadaan dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang beroperasi di kawasan perumahan tersebut dan disebut-sebut dikelola oleh pihak yang berkaitan dengan pengembang. Keberadaan dapur MBG itu memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai prioritas pengembang dalam memanfaatkan kawasan perumahan.
Warga mempertanyakan mengapa fasilitas yang menjadi kebutuhan penghuni belum juga diwujudkan, sementara aktivitas lain justru dapat berjalan di lingkungan perumahan.
"Kalau untuk kegiatan lain bisa berjalan, kenapa fasum dan fasos yang menjadi hak warga sampai sekarang belum juga direalisasikan?" kata seorang warga lainnya.
Kondisi tersebut memunculkan dugaan adanya ketidaksesuaian antara komitmen awal pengembang dengan realitas yang dirasakan masyarakat. Padahal, fasum dan fasos merupakan bagian penting dalam sebuah kawasan perumahan, mulai dari ruang terbuka, sarana ibadah, area bermain, fasilitas sosial, hingga infrastruktur pendukung lainnya yang menjadi hak penghuni.
Pemerintah Kabupaten Kuningan dan instansi terkait didorong untuk melakukan penelusuran terhadap status fasum dan fasos di Perumahan Kuningan City View. Selain itu, perlu ada keterbukaan dari pihak pengembang mengenai kewajiban yang telah dipenuhi maupun yang masih menjadi tanggung jawabnya.
Keberadaan dapur MBG sejatinya merupakan program yang bertujuan mendukung pemenuhan gizi masyarakat. Namun demikian, warga menilai jangan sampai keberadaan program tersebut justru mengaburkan persoalan lama yang belum terselesaikan, yakni pemenuhan fasilitas umum dan fasilitas sosial yang telah lama dijanjikan kepada penghuni.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak pengembang terkait keluhan warga mengenai realisasi fasum dan fasos maupun terkait pemanfaatan kawasan perumahan untuk operasional dapur MBG. Warga berharap ada penjelasan terbuka agar polemik yang telah berlangsung bertahun-tahun dapat memperoleh kepastian dan penyelesaian yang adil.
.AY



Posting Komentar