Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Post ADS 1

Tag Terpopuler

Anggaran Terbatas Tak Jadi Penghalang, Desa Sidamulya Tuntaskan Rehabilitasi Jalan Lewat Swadaya Rp100 Juta

Jumat, 09 Oktober 2026 | 02.55 WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-09T09:55:57Z


KUNINGAN, ( pemudakuningan ) — Keterbatasan anggaran pembangunan yang bersumber dari Dana Desa tidak menyurutkan semangat Pemerintah Desa Sidamulya untuk terus membangun. Bersama masyarakat, pemerintah desa membuktikan bahwa pembangunan infrastruktur tetap dapat berjalan melalui kekuatan gotong royong dan swadaya masyarakat.


Sejumlah pembangunan rehabilitasi jalan lingkungan berhasil dituntaskan berkat partisipasi warga yang menyumbangkan material, dana, hingga tenaga secara sukarela.


Pembangunan tersebut meliputi rehabilitasi jalan lingkungan di Dusun I pada dua titik, masing-masing berukuran 2 x 75 meter, serta rehabilitasi jalan lingkungan di Dusun II dengan ukuran 3 x 150 meter.


Seluruh pekerjaan kini telah selesai dan dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menunjang kelancaran aktivitas sehari-hari.


Kepala Desa Sidamulya, Omon, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (8/10/2026), mengatakan bahwa keberhasilan pembangunan tersebut merupakan hasil kekompakan antara pemerintah desa, perangkat desa, lembaga desa, dan masyarakat.


Menurutnya, keterbatasan anggaran tidak seharusnya menjadi alasan untuk menghentikan pembangunan yang menjadi kebutuhan masyarakat. Sebaliknya, kondisi tersebut dapat menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan dan menghidupkan kembali semangat gotong royong.


“Keterbatasan anggaran bukan berarti pembangunan harus berhenti. Selama masyarakat masih kompak dan memiliki semangat gotong royong, insyaallah pembangunan tetap bisa kita laksanakan. Apa yang dilakukan masyarakat ini merupakan bentuk kepedulian terhadap desa dan lingkungan tempat kita bersama,” ujar Omon.


Ia menjelaskan, pembangunan rehabilitasi jalan tersebut dilaksanakan melalui swadaya masyarakat. Partisipasi warga tidak hanya berupa bantuan dana, tetapi juga material bangunan dan tenaga kerja yang diberikan secara sukarela.


Berdasarkan perhitungan secara keseluruhan, nilai swadaya yang berhasil dihimpun dalam pelaksanaan pembangunan tersebut diperkirakan mencapai Rp100 juta. Nilai tersebut merupakan akumulasi dari berbagai bentuk kontribusi masyarakat selama proses pembangunan berlangsung.


Omon pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga yang telah berpartisipasi dan menunjukkan kepedulian terhadap kemajuan desa.


“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh masyarakat, perangkat desa, lembaga desa, dan semua pihak yang sudah ikut membantu. Ada yang memberikan material, ada yang membantu dana, dan ada juga yang turun langsung dengan tenaga. Semuanya memiliki peran dalam pembangunan ini,” katanya.


Gotong Royong Jadi Kekuatan Pembangunan Desa


Lebih dari sekadar menghasilkan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat, pembangunan secara swadaya dinilai memiliki nilai sosial yang penting. Keterlibatan langsung warga dapat menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab bersama untuk menjaga hasil pembangunan.


Omon menilai, kebersamaan tersebut menjadi modal penting bagi Desa Sidamulya untuk terus melaksanakan pembangunan sesuai kemampuan keuangan dan skala prioritas kebutuhan masyarakat.


“Desa Sidamulya masih bisa dan akan terus membangun. Kami tidak ingin keterbatasan anggaran menjadi penghalang. Tentu pembangunan harus disesuaikan dengan kemampuan yang ada, tetapi ketika pemerintah desa dan masyarakat bersatu, banyak hal yang bisa kita kerjakan bersama,” tegasnya.


Ia berharap semangat gotong royong yang telah ditunjukkan masyarakat dapat terus dipertahankan dan menjadi budaya dalam mendukung berbagai program pembangunan di Desa Sidamulya.


“Yang paling penting bukan hanya hasil pembangunannya, tetapi kebersamaan yang kita bangun. Jalan ini dibangun bersama dan manfaatnya juga akan dirasakan bersama. Mudah-mudahan semangat seperti ini terus hidup di tengah masyarakat Sidamulya,” pungkas Omon.


Rampungnya rehabilitasi jalan lingkungan tersebut menjadi bukti bahwa partisipasi masyarakat memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan desa, terutama ketika kemampuan anggaran pemerintah desa terbatas.


Bagi Desa Sidamulya, pembangunan bukan semata-mata tentang infrastruktur, melainkan juga tentang memperkuat persatuan, kepedulian, dan kebersamaan warga.


Melalui semangat gotong royong, Pemerintah Desa Sidamulya bersama masyarakat menegaskan komitmennya untuk tetap bergerak dan melanjutkan pembangunan demi meningkatkan kenyamanan serta kepentingan bersama.

×
Berita Terbaru Update