Telusuri
24 C
id
  • Sign in / Join
  • Blog
  • Forums
Pemuda Kuningan
Buy template blogger
  • News
  • Eksekutif
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Budaya
    • Wisata
  • Politik
    • Video
  • Olahraga
  • Video
  • Featured
    • Home - Homepage
    • Home - Post Single
    • Home - Post Label
    • Home - Post Search
    • Home - Post Archive
    • Home - Eror 404
    • RTL LanguageNew
    • ChangelogNew
Pemuda Kuningan
Telusuri
Beranda Eksekutif Headline News Olahraga Pendidikan Final Futsal Pelajar Kuningan Tembus Larut Malam: Abaikan Jam Produktif Sekolah, Langgar Aturan Gubernur?
Eksekutif Headline News Olahraga Pendidikan

Final Futsal Pelajar Kuningan Tembus Larut Malam: Abaikan Jam Produktif Sekolah, Langgar Aturan Gubernur?

Abas
Abas
16 Sep, 2025 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


Kuningan, (PK) – Final futsal antar pelajar yang melibatkan siswa SD, SMP, hingga SMA di Kabupaten Kuningan mendapat sorotan tajam dari masyarakat. Hingga pukul 21.30 WIB, pertandingan masih berlangsung tanpa tanda-tanda usai. Padahal, esok hari merupakan jam produktif sekolah yang menuntut para pelajar kembali fokus belajar.

Kondisi ini dinilai tidak hanya merugikan peserta didik yang membutuhkan waktu istirahat cukup, tetapi juga diduga menabrak aturan gubernur terkait pembatasan aktivitas malam.Ironisnya, acara yang berlangsung hingga larut ini justru dihadiri oleh Kepala BKPSDM Kabupaten Kuningan sebagai ketua ASKAB.

“Bagaimana bisa kegiatan resmi yang jelas-jelas melibatkan anak-anak dibiarkan molor sampai malam hari? Aturan gubernur soal jam malam seakan diabaikan begitu saja. Bukankah ini memberi contoh buruk bagi generasi muda?” tegas seorang pemerhati pendidikan yang hadir di lokasi.


Kritik juga datang dari kalangan orang tua murid yang khawatir kesehatan dan konsentrasi anak-anak terganggu. “Besok anak-anak tetap harus sekolah. Kalau tidur terlalu larut, bagaimana mereka bisa optimal belajar?” ujar salah seorang wali murid.

Aktivis muda menambahkan, olahraga seharusnya menjadi sarana membangun karakter disiplin, bukan justru melahirkan ironi. “Final futsal ini jelas menunjukkan lemahnya manajemen waktu. Panitia dan pihak terkait seolah lebih mementingkan euforia acara ketimbang kepentingan anak sebagai pelajar,” ungkapnya.

Sorotan publik ini diharapkan menjadi evaluasi serius agar kegiatan serupa ke depan dijadwalkan dengan lebih bijak, disiplin, dan sesuai aturan yang berlaku. Jangan sampai semangat olahraga justru berubah menjadi cermin buruk tata kelola kegiatan yang abai terhadap pendidikan dan aturan pemerintah.

Sungguh miris, ketika turnamen olahraga yang seharusnya mengajarkan sportivitas justru memperlihatkan wajah asli manajemen yang serampangan. Bagaimana mungkin pemerintah daerah menutup mata, bahkan hadir seolah memberi legitimasi pada pelanggaran aturan yang sudah jelas diberlakukan?

Jika pejabat saja nyaman duduk menyaksikan acara hingga larut malam, lalu siapa yang peduli pada nasib anak-anak yang esok harus kembali ke kelas dengan mata sembab? Pertanyaan mendasar bagi kita semua: apakah prestise sebuah final futsal lebih penting daripada masa depan pendidikan anak-anak Kuningan?



.Abas Yusuf 

Via Eksekutif
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Featured Post

240 ASN Kuningan Dilantik, Bupati Tekankan Profesionalisme dan Pelayanan Publik

Abas- Februari 13, 2026 0
240 ASN Kuningan Dilantik, Bupati Tekankan Profesionalisme dan Pelayanan Publik
KUNINGAN, ( PK ) — Sebanyak 240 Aparatur Sipil Negara (ASN) resmi dilantik dan diambil sumpah/janji jabatannya dalam rotasi pejabat di lingkungan Pemerintah Ka…

Most Popular

Menanggapi Pemberitaan Media Infokuningan24jam.com Terkait Penyadapan di TNGC

Menanggapi Pemberitaan Media Infokuningan24jam.com Terkait Penyadapan di TNGC

Februari 08, 2026
Penyadapan Pinus di TNGC adalah "Pembunuhan" Pohon Secara Legal

Penyadapan Pinus di TNGC adalah "Pembunuhan" Pohon Secara Legal

Februari 08, 2026
BTNGC di Persimpangan Konservasi dan Eksploitasi,Tata Kelola Zona Tradisional dan Praktik Sadapan Pinus Disorot

BTNGC di Persimpangan Konservasi dan Eksploitasi,Tata Kelola Zona Tradisional dan Praktik Sadapan Pinus Disorot

Februari 07, 2026

Editor Post

Gelombang Protes Guncang Desa Kalapagunung, Warga Desak Ngabihi Mundur Gara-Gara Kasus Asusila

Gelombang Protes Guncang Desa Kalapagunung, Warga Desak Ngabihi Mundur Gara-Gara Kasus Asusila

September 30, 2025
Karnaval Budaya Hari Jadi Kuningan ke-527 Digelar 5 Oktober

Karnaval Budaya Hari Jadi Kuningan ke-527 Digelar 5 Oktober

September 25, 2025
Kuningan Fair Tinggalkan Sampah, H+4 Masih Menumpuk — Ade Kurniawan (Huma) Desak Pemerintah Jangan Cuci Tangan!

Kuningan Fair Tinggalkan Sampah, H+4 Masih Menumpuk — Ade Kurniawan (Huma) Desak Pemerintah Jangan Cuci Tangan!

September 13, 2025

Popular Post

Menanggapi Pemberitaan Media Infokuningan24jam.com Terkait Penyadapan di TNGC

Menanggapi Pemberitaan Media Infokuningan24jam.com Terkait Penyadapan di TNGC

Februari 08, 2026
Penyadapan Pinus di TNGC adalah "Pembunuhan" Pohon Secara Legal

Penyadapan Pinus di TNGC adalah "Pembunuhan" Pohon Secara Legal

Februari 08, 2026
BTNGC di Persimpangan Konservasi dan Eksploitasi,Tata Kelola Zona Tradisional dan Praktik Sadapan Pinus Disorot

BTNGC di Persimpangan Konservasi dan Eksploitasi,Tata Kelola Zona Tradisional dan Praktik Sadapan Pinus Disorot

Februari 07, 2026

Populart Categoris

Pemuda Kuningan

About Us

Pemuda Kuningan berkembang, berkontribusi, dan menjadi agen perubahan..

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

© pemuda kuningan (PK)
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us