Telusuri
24 C
id
  • Sign in / Join
  • Blog
  • Forums
Pemuda Kuningan
Buy template blogger
  • News
  • Eksekutif
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Budaya
    • Wisata
  • Politik
    • Video
  • Olahraga
  • Video
  • Featured
    • Home - Homepage
    • Home - Post Single
    • Home - Post Label
    • Home - Post Search
    • Home - Post Archive
    • Home - Eror 404
    • RTL LanguageNew
    • ChangelogNew
Pemuda Kuningan
Telusuri
Beranda Ekonomi Headline kesehatan News Warga Karangtawang Tegas Tolak Pembangunan Kandang Ayam Dekat Pemukiman
Ekonomi Headline kesehatan News

Warga Karangtawang Tegas Tolak Pembangunan Kandang Ayam Dekat Pemukiman

Abas
Abas
26 Sep, 2025 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


KUNINGAN, pemudakuningan.id – Penolakan keras disuarakan warga Desa Karangtawang terkait pembangunan kandang ayam yang sedang berjalan di wilayah mereka. Warga menilai keberadaan kandang tersebut terlalu dekat dengan pemukiman sehingga dikhawatirkan menimbulkan dampak buruk terhadap kesehatan dan kenyamanan masyarakat.


Keresahan warga muncul karena jarak kandang hanya puluhan meter dari rumah penduduk. Situasi ini berpotensi menghadirkan bau tidak sedap, mendatangkan lalat dalam jumlah banyak, hingga menimbulkan masalah kesehatan.


“Kalau kandang ayam ini jadi beroperasi, jelas akan mengganggu warga. Bau kotorannya pasti menyebar, lalat semakin banyak, dan kenyamanan hidup kami terancam,” ungkap salah seorang warga, Jum'at (26/9/2025).


Warga Karangtawang menegaskan, mereka bukan menolak usaha peternakan sebagai mata pencaharian, namun menolak jika pembangunan dilakukan dengan mengorbankan hak dasar masyarakat. Apalagi, menurut warga, pembangunan tersebut dilakukan tanpa sosialisasi maupun kajian lingkungan.




Alasan Penolakan Warga Karangtawang yang tertuang dalam surat penolakan per 11 Juni 2025.


1. Jarak kandang terlalu dekat dengan rumah penduduk sehingga rawan mengganggu kenyamanan dan kesehatan.


2. Potensi pencemaran lingkungan akibat bau menyengat dan limbah kandang yang tidak terkelola.


3. Risiko meningkatnya hama lalat yang bisa menyebarkan penyakit.


4. Tidak adanya sosialisasi dan kajian lingkungan sebelum pembangunan dimulai.


Tuntutan Warga


Dalam sikap resmi yang disampaikan, warga Karangtawang mendesak pemerintah desa dan Pemkab Kuningan untuk segera menghentikan pembangunan kandang ayam tersebut. Mereka juga meminta aturan jarak aman dan perizinan peternakan ditegakkan sesuai ketentuan, serta menuntut adanya kajian lingkungan yang transparan sebelum usaha peternakan dijalankan.


Selain itu, warga menekankan agar usaha peternakan ayam hanya dilakukan di zona khusus peternakan, bukan di dekat pemukiman padat.


“Kami minta pemerintah turun tangan. Jangan sampai warga menjadi korban. Kami ingin lingkungan tetap sehat, aman, dan nyaman,” tegas salah satu tokoh masyarakat Karangtawang.


Hingga kini, pembangunan kandang ayam masih berlangsung. Warga berharap pihak berwenang segera bertindak agar persoalan ini tidak berkembang menjadi konflik sosial di kemudian hari.




.Abas Yusuf 

Via Ekonomi
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Featured Post

240 ASN Kuningan Dilantik, Bupati Tekankan Profesionalisme dan Pelayanan Publik

Abas- Februari 13, 2026 0
240 ASN Kuningan Dilantik, Bupati Tekankan Profesionalisme dan Pelayanan Publik
KUNINGAN, ( PK ) — Sebanyak 240 Aparatur Sipil Negara (ASN) resmi dilantik dan diambil sumpah/janji jabatannya dalam rotasi pejabat di lingkungan Pemerintah Ka…

Most Popular

Menanggapi Pemberitaan Media Infokuningan24jam.com Terkait Penyadapan di TNGC

Menanggapi Pemberitaan Media Infokuningan24jam.com Terkait Penyadapan di TNGC

Februari 08, 2026
Penyadapan Pinus di TNGC adalah "Pembunuhan" Pohon Secara Legal

Penyadapan Pinus di TNGC adalah "Pembunuhan" Pohon Secara Legal

Februari 08, 2026
BTNGC di Persimpangan Konservasi dan Eksploitasi,Tata Kelola Zona Tradisional dan Praktik Sadapan Pinus Disorot

BTNGC di Persimpangan Konservasi dan Eksploitasi,Tata Kelola Zona Tradisional dan Praktik Sadapan Pinus Disorot

Februari 07, 2026

Editor Post

Gelombang Protes Guncang Desa Kalapagunung, Warga Desak Ngabihi Mundur Gara-Gara Kasus Asusila

Gelombang Protes Guncang Desa Kalapagunung, Warga Desak Ngabihi Mundur Gara-Gara Kasus Asusila

September 30, 2025
Karnaval Budaya Hari Jadi Kuningan ke-527 Digelar 5 Oktober

Karnaval Budaya Hari Jadi Kuningan ke-527 Digelar 5 Oktober

September 25, 2025
Kuningan Fair Tinggalkan Sampah, H+4 Masih Menumpuk — Ade Kurniawan (Huma) Desak Pemerintah Jangan Cuci Tangan!

Kuningan Fair Tinggalkan Sampah, H+4 Masih Menumpuk — Ade Kurniawan (Huma) Desak Pemerintah Jangan Cuci Tangan!

September 13, 2025

Popular Post

Menanggapi Pemberitaan Media Infokuningan24jam.com Terkait Penyadapan di TNGC

Menanggapi Pemberitaan Media Infokuningan24jam.com Terkait Penyadapan di TNGC

Februari 08, 2026
Penyadapan Pinus di TNGC adalah "Pembunuhan" Pohon Secara Legal

Penyadapan Pinus di TNGC adalah "Pembunuhan" Pohon Secara Legal

Februari 08, 2026
BTNGC di Persimpangan Konservasi dan Eksploitasi,Tata Kelola Zona Tradisional dan Praktik Sadapan Pinus Disorot

BTNGC di Persimpangan Konservasi dan Eksploitasi,Tata Kelola Zona Tradisional dan Praktik Sadapan Pinus Disorot

Februari 07, 2026

Populart Categoris

Pemuda Kuningan

About Us

Pemuda Kuningan berkembang, berkontribusi, dan menjadi agen perubahan..

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

© pemuda kuningan (PK)
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us