Telusuri
24 C
id
  • Sign in / Join
  • Blog
  • Forums
Pemuda Kuningan
Buy template blogger
  • News
  • Eksekutif
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Budaya
    • Wisata
  • Politik
    • Video
  • Olahraga
  • Video
  • Featured
    • Home - Homepage
    • Home - Post Single
    • Home - Post Label
    • Home - Post Search
    • Home - Post Archive
    • Home - Eror 404
    • RTL LanguageNew
    • ChangelogNew
Pemuda Kuningan
Telusuri
Beranda News Kesadaran Kolektif Etika,uha juhana: Membangun Peradaban yang Berkeadilan
News

Kesadaran Kolektif Etika,uha juhana: Membangun Peradaban yang Berkeadilan

Abas
Abas
10 Nov, 2025 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


KUNINGAN, pemudakuningan.id — Dalam momentum peringatan Hari Pahlawan 10 November, Uha Juhana, Ketua LSM Frontal Kabupaten Kuningan, menyampaikan refleksi mendalam tentang pentingnya kesadaran kolektif etika sebagai fondasi membangun peradaban bangsa.


Menurutnya, pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 bukan sekadar dokumen hukum, melainkan norma fundamental negara yang menjadi sumber nilai kehidupan berbangsa dan bernegara. Empat alinea dalam pembukaan UUD 1945, kata Uha, menggambarkan arah dan cita-cita besar bangsa Indonesia — dari semangat kemerdekaan hingga tujuan luhur untuk mewujudkan keadilan sosial dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat.


“Menatap dunia bukan dari menara gading, tapi dari jantung nurani peradaban itu sendiri,” ujar Uha dalam tulisannya berjudul Kesadaran Kolektif Etika: Membangun Peradaban.


Ia menegaskan bahwa krisis terbesar manusia saat ini bukanlah ekonomi, melainkan krisis etika. Kemakmuran sejati, lanjutnya, tidak lahir dari keserakahan, tetapi dari kesadaran bersama untuk membangun tatanan yang adil dan beradab.


“Harga peradaban memang mahal, tapi jauh lebih mahal jika kita memilih untuk tidak membayarnya sama sekali,” tegasnya.


Dalam pandangan Uha, seorang pemimpin ideologis adalah mereka yang tetap setia pada cita-cita dan harapan rakyatnya. Pemimpin sejati, katanya, mampu bersikap dan bertindak dengan menimbang nilai kemanusiaan serta keadilan, bukan sekadar mengejar capaian angka makro.


Ia menyoroti bahwa rakyat harus dilibatkan dalam sentra kuasa ekonomi, bukan hanya dijadikan objek statistik. “Itulah ongkos peradaban yang harus kita bayar. Ongkos itu bukan sekadar pajak atau utang publik, tapi harga dari kejujuran, empati, dan kesediaan untuk menahan diri demi kebaikan bersama,” tulisnya.


Menutup refleksinya, Uha mengajak masyarakat Kuningan untuk berani meninggalkan pola pikir pragmatis dan memilih jalan baru yang berkeadaban.


“Dalam konteks Kabupaten Kuningan, mungkin inilah saatnya kita membayar harga peradaban: meninggalkan cara lama yang pragmatis demi jalan baru yang berkeadaban.”


Tulisan penuh makna tersebut menjadi pengingat di Hari Pahlawan, bahwa perjuangan membangun bangsa tak lagi hanya di medan perang, tetapi di medan moralitas — menjaga nurani dan menegakkan nilai kemanusiaan di tengah arus perubahan zaman.





.AY
Via News
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Featured Post

3,6 Miliar Temuan BPK Kembali Terjadi pada Dinas Pendidikan, Bupati Kuningan Copot Pejabat Pengguna Anggaran

Abas- Juli 05, 2026 0
3,6 Miliar Temuan BPK Kembali Terjadi pada Dinas Pendidikan, Bupati Kuningan Copot Pejabat Pengguna Anggaran
KUNINGAN, ( PK ) – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jawa Barat telah merilis Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Tahun 2025 untuk Pemerintah Kabupaten Ku…

Most Popular

Diduga Memalsukan Dokumen Dapodik dalam Pengangkatan PPPK, Oknum Guru SDN 1 Cijemit Kecamatan Ciniru Terancam Dipenjara

Diduga Memalsukan Dokumen Dapodik dalam Pengangkatan PPPK, Oknum Guru SDN 1 Cijemit Kecamatan Ciniru Terancam Dipenjara

Juli 01, 2026
9 Miliar Anggaran Honorarium Seminar, Ajakan Membangun Peradaban Bupati Kuningan Dinilai Sekadar Retorika

9 Miliar Anggaran Honorarium Seminar, Ajakan Membangun Peradaban Bupati Kuningan Dinilai Sekadar Retorika

Juni 25, 2026
3,6 Miliar Temuan BPK Kembali Terjadi pada Dinas Pendidikan, Bupati Kuningan Copot Pejabat Pengguna Anggaran

3,6 Miliar Temuan BPK Kembali Terjadi pada Dinas Pendidikan, Bupati Kuningan Copot Pejabat Pengguna Anggaran

Juli 05, 2026

Editor Post

Diduga Memalsukan Dokumen Dapodik dalam Pengangkatan PPPK, Oknum Guru SDN 1 Cijemit Kecamatan Ciniru Terancam Dipenjara

Diduga Memalsukan Dokumen Dapodik dalam Pengangkatan PPPK, Oknum Guru SDN 1 Cijemit Kecamatan Ciniru Terancam Dipenjara

Juli 01, 2026
Gelombang Protes Guncang Desa Kalapagunung, Warga Desak Ngabihi Mundur Gara-Gara Kasus Asusila

Gelombang Protes Guncang Desa Kalapagunung, Warga Desak Ngabihi Mundur Gara-Gara Kasus Asusila

September 30, 2025
Karnaval Budaya Hari Jadi Kuningan ke-527 Digelar 5 Oktober

Karnaval Budaya Hari Jadi Kuningan ke-527 Digelar 5 Oktober

September 25, 2025

Popular Post

Diduga Memalsukan Dokumen Dapodik dalam Pengangkatan PPPK, Oknum Guru SDN 1 Cijemit Kecamatan Ciniru Terancam Dipenjara

Diduga Memalsukan Dokumen Dapodik dalam Pengangkatan PPPK, Oknum Guru SDN 1 Cijemit Kecamatan Ciniru Terancam Dipenjara

Juli 01, 2026
9 Miliar Anggaran Honorarium Seminar, Ajakan Membangun Peradaban Bupati Kuningan Dinilai Sekadar Retorika

9 Miliar Anggaran Honorarium Seminar, Ajakan Membangun Peradaban Bupati Kuningan Dinilai Sekadar Retorika

Juni 25, 2026
3,6 Miliar Temuan BPK Kembali Terjadi pada Dinas Pendidikan, Bupati Kuningan Copot Pejabat Pengguna Anggaran

3,6 Miliar Temuan BPK Kembali Terjadi pada Dinas Pendidikan, Bupati Kuningan Copot Pejabat Pengguna Anggaran

Juli 05, 2026

Populart Categoris

Pemuda Kuningan

About Us

Pemuda Kuningan berkembang, berkontribusi, dan menjadi agen perubahan..

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

© pemuda kuningan (PK)
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us