MPW Pemuda Pancasila Jabar Gelar Penanaman 3.000 Pohon di Punggungan Ciremai Tadabur Alam Jadi Pesan Moral Penjagaan Hulu Kuningan
KUNINGAN, pemudakuningan – Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Ormas Pemuda Pancasila Provinsi Jawa Barat menjadwalkan kegiatan penanaman 3.000 pohon yang dirangkai dengan agenda tadabur alam di kawasan Punggungan Sekesadel dan Sekemengger Gunung Ciremai, Kabupaten Kuningan. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada Jumat–Sabtu, 30–31 Januari 2026, bertempat di Desa Sagara Hyang, kawasan hulu Gunung Ciremai.
Agenda ini tertuang dalam surat undangan resmi MPW Pemuda Pancasila Jawa Barat bernomor 967.E1/MPW-PP/JBR/I/2026 tertanggal 23 Januari 2026 yang ditujukan kepada Ketua MPC Ormas Pemuda Pancasila Kabupaten Kuningan. Dalam surat tersebut, MPW PP Jabar mengundang jajaran MPC Kuningan untuk hadir dan terlibat langsung dalam kegiatan yang bersifat ekologis dan reflektif tersebut.
Ketua MPW Pemuda Pancasila Jawa Barat, H. Dian Rahadian, SH., MH., menyampaikan bahwa kegiatan penanaman pohon dan tadabur alam ini merupakan bagian dari program itinerary organisasi dalam merespons krisis lingkungan yang semakin mengkhawatirkan, khususnya di wilayah hulu Gunung Ciremai yang menjadi penyangga kehidupan bagi kawasan Ciayumajakuning.
“Gunung Ciremai bukan sekadar simbol geografis, tetapi sumber kehidupan. Kerusakan di hulu akan berdampak langsung pada krisis air, bencana ekologis, dan penderitaan masyarakat di hilir,” demikian pesan yang tersirat dalam agenda tersebut.
Kegiatan ini dijadwalkan dimulai pukul 14.00 WIB hingga selesai dan dipusatkan di kawasan Punggungan Sekesadel dan Sekemengger, yang selama ini dikenal sebagai salah satu wilayah rawan degradasi lingkungan akibat tekanan aktivitas manusia dan lemahnya pengawasan.
Langkah MPW Pemuda Pancasila Jabar ini dinilai penting dan strategis, mengingat Gunung Ciremai selama beberapa tahun terakhir kerap menjadi sorotan akibat kerusakan daerah aliran sungai (DAS), berkurangnya debit mata air, hingga meningkatnya ancaman banjir dan longsor di wilayah Kuningan dan sekitarnya. Penanaman pohon di kawasan hulu dipandang sebagai bentuk tanggung jawab moral sekaligus pesan politik lingkungan kepada pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan.
Selain sebagai aksi nyata pelestarian lingkungan, tadabur alam yang menyertai kegiatan ini juga dimaknai sebagai upaya membangun kesadaran spiritual dan ideologis kader Pemuda Pancasila bahwa menjaga alam adalah bagian dari pengamalan nilai-nilai Pancasila.
Publik kini menanti apakah kegiatan ini akan berhenti sebatas seremoni, atau menjadi titik awal konsistensi Pemuda Pancasila dalam mengawal isu lingkungan hidup, khususnya di Gunung Ciremai yang selama ini kerap menjadi korban kebijakan eksploitatif dan pembiaran struktural.
.AY


Posting Komentar