Telusuri
24 C
id
  • Sign in / Join
  • Blog
  • Forums
Pemuda Kuningan
Buy template blogger
  • News
  • Eksekutif
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Budaya
    • Wisata
  • Politik
    • Video
  • Olahraga
  • Video
  • Featured
    • Home - Homepage
    • Home - Post Single
    • Home - Post Label
    • Home - Post Search
    • Home - Post Archive
    • Home - Eror 404
    • RTL LanguageNew
    • ChangelogNew
Pemuda Kuningan
Telusuri
Beranda Ekonomi Headline News Demi Ekosistem dan Ketegasan Hukum, Tutup Pintu Bagi Penyadapan Getah Pinus Gunung Ciremai
Ekonomi Headline News

Demi Ekosistem dan Ketegasan Hukum, Tutup Pintu Bagi Penyadapan Getah Pinus Gunung Ciremai

Abas
Abas
07 Feb, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


KUNINGAN, pemudakuningan.id – Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC) secara tegas memberlakukan larangan penyadapan getah pinus di seluruh kawasan konservasi tersebut. Kebijakan ini diambil bukan tanpa alasan; selain menjaga integritas ekosistem hutan tropis, terdapat batasan hukum ketat yang mengatur pemanfaatan sumber daya alam di wilayah Taman Nasional.


KADIN Kuningan melalui Komite tetap ( KOMTAP ) Bidang Hukum,Etika usaha dan Pendidikan  Nurdiansyah Rifatullah menegaskan bahwa Dampak Ekosistem Air dan Rantai Makanan di Ujung Tanduk akibat dari Penyadapan getah pinus (Pinus merkusii) secara masif dinilai memberikan tekanan biologis pada pohon.


Dampak utamanya terhadap ekosistem Ciremai Adalah 


 * Gangguan Hidrologi: Pohon pinus yang disadap secara berlebihan akan mengalami pelemahan metabolisme. Hal ini mengganggu kemampuan pohon dalam menyerap dan menyimpan air tanah, yang menjadi sumber vital bagi masyarakat di kaki gunung Ciremai


 * Kerentanan Hama dan Penyakit: Luka akibat sadapan menjadi pintu masuk bagi jamur dan serangga perusak kayu, yang dapat mengakibatkan kematian pohon secara massal (puso).


 * Fragmentasi Habitat: Aktivitas manusia saat penyadapan seringkali membuka jalur-jalur ilegal di dalam hutan yang mengganggu jalur jelajah satwa dilindungi, seperti Macan Tutul Jawa dan Elang Jawa.


Lebih lanjut dikatakan Nurdiansyah dari  Aspek Hukum, Penjualan dan Pendistribusian hasil sadapan getah pinus Secara hukum, status Gunung Ciremai sebagai Taman Nasional berbeda dengan Hutan Produksi ( yang dikelola Perum Perhutani ) Berdasarkan UU No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya:


 * Larangan Pengambilan: Segala bentuk pengambilan hasil hutan bukan kayu (HHBK) seperti getah pinus di zona inti atau zona rimba tanpa izin resmi adalah tindakan ilegal.


 * Sanksi Pidana: Pihak yang melakukan pemanenan, pengangkutan, hingga perdagangan hasil hutan dari kawasan konservasi tanpa izin dapat dijerat hukuman penjara dan denda miliaran rupiah.


 * Status Pendistribusian: Getah yang berasal dari penyadapan ilegal di Taman Nasional dianggap sebagai barang ilegal. Kendaraan yang mengangkutnya dapat disita, dan pelakunya diproses secara hukum pidana kehutanan.Tandasnya


Ini adalah poin krusial Dalam konteks Taman Nasional,adalah TIDAK BOLEH, Menjual Hasil sadapan getah pinus ke perusahaan,pengepul secara langsung kecuali melalui mekanisme kemitraan konservasi yang sangat terbatas dan ketat.


Izin Komersial untuk Perusahaan swasta,tidak diberikan izin untuk mengeksploitasi getah pinus secara komersial di dalam TNGC. 


Apabila ada sebuah Perusahaan menyadap di lahan konservasi tanpa izin, maka transaksi penjualan getah tersebut ke perusahaan lain (pabrik pengolah) dikategorikan sebagai penadahan hasil hutan ilegal.


Kemitraan Masyarakat Pemanfaatan HHBK hanya diizinkan untuk masyarakat setempat melalui skema Kemitraan Konservasi di Zona Pemanfaatan, itu pun bukan untuk skala industri besar.


Perusahaan pengolah (pabrik gondorukem dan terpentin) wajib memverifikasi dokumen asal-usul legalitas getah. Jika getah terbukti berasal dari kawasan konservasi Gunung Ciremai yang dilarang, perusahaan pembeli dapat terseret kasus hukum serius.


Pelarangan penyadapan getah pinus di Gunung Ciremai adalah upaya preventif agar gunung tertinggi di Jawa Barat ini tetap berfungsi sebagai "Menara Air". Penegakan hukum terhadap oknum atau perusahaan yang masih nekat melakukan distribusi getah ilegal menjadi kunci keberlanjutan alam Ciremai.



.AY

Via Ekonomi
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Featured Post

Setahun Berdiri, Yonif TP 839/Satria Abyakta Kian Dekat dengan Masyarakat Kuningan

Abas- Agustus 11, 2026 0
Setahun Berdiri, Yonif TP 839/Satria Abyakta Kian Dekat dengan Masyarakat Kuningan
KUNINGAN, ( PK ) – Genap satu tahun berdiri, Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 839/Satria Abyakta terus menunjukkan eksistensinya di tengah…

Most Popular

Bakesbangpol Kuningan Perkuat Persatuan dan Stabilitas Daerah Lewat Berbagai Program Pembinaan

Bakesbangpol Kuningan Perkuat Persatuan dan Stabilitas Daerah Lewat Berbagai Program Pembinaan

Maret 11, 2026
Pemkab Kuningan Gelar Diskusi Panel “AI for Everyone” Bareng KUMPUL – AI Ignition Indonesia

Pemkab Kuningan Gelar Diskusi Panel “AI for Everyone” Bareng KUMPUL – AI Ignition Indonesia

September 20, 2025
Tour de Linggarjati 2025 Dinilai Seremonial Elitis dan Beban Struktural

Tour de Linggarjati 2025 Dinilai Seremonial Elitis dan Beban Struktural

September 04, 2025

Editor Post

Diduga Memalsukan Dokumen Dapodik dalam Pengangkatan PPPK, Oknum Guru SDN 1 Cijemit Kecamatan Ciniru Terancam Dipenjara

Diduga Memalsukan Dokumen Dapodik dalam Pengangkatan PPPK, Oknum Guru SDN 1 Cijemit Kecamatan Ciniru Terancam Dipenjara

Juli 01, 2026
Gelombang Protes Guncang Desa Kalapagunung, Warga Desak Ngabihi Mundur Gara-Gara Kasus Asusila

Gelombang Protes Guncang Desa Kalapagunung, Warga Desak Ngabihi Mundur Gara-Gara Kasus Asusila

September 30, 2025
3,1 Miliar Penggunaan Kas GU Disdik Tanpa SPJ, Eks Kadis Pendidikan Diperiksa Kejaksaan

3,1 Miliar Penggunaan Kas GU Disdik Tanpa SPJ, Eks Kadis Pendidikan Diperiksa Kejaksaan

Juli 12, 2026

Popular Post

Bakesbangpol Kuningan Perkuat Persatuan dan Stabilitas Daerah Lewat Berbagai Program Pembinaan

Bakesbangpol Kuningan Perkuat Persatuan dan Stabilitas Daerah Lewat Berbagai Program Pembinaan

Maret 11, 2026
Pemkab Kuningan Gelar Diskusi Panel “AI for Everyone” Bareng KUMPUL – AI Ignition Indonesia

Pemkab Kuningan Gelar Diskusi Panel “AI for Everyone” Bareng KUMPUL – AI Ignition Indonesia

September 20, 2025
Tour de Linggarjati 2025 Dinilai Seremonial Elitis dan Beban Struktural

Tour de Linggarjati 2025 Dinilai Seremonial Elitis dan Beban Struktural

September 04, 2025

Populart Categoris

Pemuda Kuningan

About Us

Pemuda Kuningan berkembang, berkontribusi, dan menjadi agen perubahan..

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

© pemuda kuningan (PK)
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us